Fuad Amin Minta Jatah ke Dinas Pertambangan dan Energi

Renatha Swasty    •    Jumat, 05 Jun 2015 01:46 WIB
fuad amin imron
Fuad Amin Minta Jatah ke Dinas Pertambangan dan Energi
Tersangka kasus dugaan suap suplai gas alam di Bangkalan, Madura, Fuad Amin Imron (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron juga meminta duit pada Dinas Pertambangan dan Energi Bangkalan. Bahkan bila tak diberikan, anggaran tak akan dicairkan. Hal ini diungkap Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Abdul Hakim. Dia mengatakan, Fuad mematok fee yang harus diberikan.

"Sekitar 10 persen," ungkap Abdul di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Duit fee lanjut Abdul, diberikan sebelum anggaran cair. Bila tak diberikan maka anggaran juga tak akan diberikan. Adapun lanjut Abdul pemberian itu dilakukan dari tahun 2010 hingga Maret 2011. Pemberian duit dilakukan secara langsung.

"Saya menyerahkan langsung," pungkas Abdul.

Kendati demikian, mantan Direktur PD Sumber Daya itu mengaku tidak ingat jumlah yang diberikan buat Fuad. "Kecil bu nggak banyak," imbuh dia.

Tak hanya memberi fee buat Fuad. Abdul mengaku pernah menjadi perantara pemberian uang antara PT Media Karya Sentosa dengan Fuad Amin. Abdul pernah menerima duit yang lalu diserahkan kepada Fuad sebanyak dua kali. Pertama diberikan oleh Direktur PT MKS Bambang Djatmiko sebesar Rp100 juta.

Kedua penerimaan duit dari Antonius Bambang di BII Mayjen Sungkono yang kemudian diserahkan ke Fuad di City of Tommorow Mall Surabaya.


(ALB)