Jelang Laporan Data Pekerjaan AS, Wall Street Ambruk

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 05 Jun 2015 08:24 WIB
wall street
Jelang Laporan Data Pekerjaan AS, Wall Street Ambruk
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berguguran karena investor gugup menjelang data laporan pekerjaan di negeri itu. Selain itu, ketidakpastian Yunani dalam menerima bantuan dari kreditur juga belum jelas.

Reuters melansir, Jumat, 5 Juni, indeks Dow Jones Industrial Average turun 170,69 poin atau 0,94 persen menjadi 17.905,58, indeks S & P 500 melemah 18,23 poin atau 0,86 persen ke 2.095,84, dan Nasdaq Composite turun 40,11 poin atau 0,79 persen ke 5.059,13.

Faktor lainnya, penurunan harga minyak dan emas juga menekan saham energi yang menyebabkan penurunan indeks S & P 500. Data menunjukkan adanya pengetatan pasar tenaga kerja, di mana aplikasi tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya turun pekan lalu.

Prediksi Reuters, data tersebut akan menunjukkan di mana laporan pekerjaan utama AS non-farm payrolls sebesar 225.000. Beberapa investor berpikir angka pekerjaan yang kuat bisa meningkatkan peluang Fed akan menaikkan suku lebih awal.

Menambah kekhawatiran investor, Yunani menunda pembayaran utang kepada Dana Moneter Internasional pada Jumat ini dan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pembicaraan pada kesepakatan reformasi utang masih jauh dari kesepakatan.

Investor juga mencerna komentar Dana Moneter Internasional yang mendesak Fed tidak menaikkan tarif sampai ada tanda-tanda yang jelas dari data upah dan inflasi. Sekitar 6,3 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, sedikit di atas rata-rata untuk lima sesi terakhir sebesar 6,2 miliar lembar saham, demikian menurut data BATS Global Markets.


(AHL)