Menteri Yohana: Sekolah Tak Perhatikan Hak Anak

Wanda Indana    •    Jumat, 05 Jun 2015 11:11 WIB
basuki tjahaja purnama
Menteri Yohana: Sekolah Tak Perhatikan Hak Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohanna Yambise. (Foto:Antara/Izaac Mulyawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sistem pendidikan yang diterapkan selama ini dinilai tidak memperhatikan hak anak-anak. Sebab, anak tidak diberi kesempatan bermain untuk mengembangkan psikomotor dan kognitif mereka.
 
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohanna Yambise mengatakan, waktu anak sangat diporsir untuk belajar di sekolah delapan jam. Sementara delapan jam lagi digunakan untuk tidur.
 
Dia berharap, sisa waktu delapan jam lagi dapat dihabiskan untuk kegiatan-kegiatan positif dengan memanfaatkan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) yang tengah digalakkan pemerintah pusat dan provinsi.
 
"Saya lihat, sekolah tidak memperhatikan hak anak. Karena mulai dari pagi pergi ke sekolah, pulangnya cukup sore, kemudian dikasih pekerjaan rumah. Ini sudah merampas hak anak," kata Yohanna saat meresmikan RPTRA Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (5/6/2015).
 
Ia mengungkapkan, data kekerasan seksual dan pornografi pada anak terus meningkat. Dia menuding, jumlah anak yang mencapai 84 juta orang atau 34 persen dari populasi jumlah penduduk kekurangan akses untuk menjalin interaksi dengan lingkungan.
 
"Dengan adanya RPTRA perhatian anak-anak akan menjauh dari pengaruh buruk. Pembangunan RPTRA merupakan jawaban dari child friendly cities yang digagas PBB tahun 2000 lalu," tandasnya.

Hingga saat ini, DKI telah memiliki enam RPTRA, di Cideng, Cililitan, Pulogadung, Pulau Untung Jawa (Kepulauan Seribu), Gandaria Selatan, dan Kembangan Utara.
 
Tahun ini, DKI menargetkan pembangunan 54 RPTRA di seluruh wilayah Jakarta. Dengan begitu, pada akhir tahun, diharapkan ada 60 RPTRA yang dapat dijadikan tempat berkumpul warga DKI di masing-masing wilayah.
(FZN)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

7 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA