Wakil Ketua DPR: Siapa pun Panglima TNI-nya, Tentunya Kewenangan Presiden

Githa Farahdina    •    Jumat, 05 Jun 2015 13:46 WIB
panglima tni
Wakil Ketua DPR: Siapa pun Panglima TNI-nya, Tentunya Kewenangan Presiden
Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyerahkan pemilihan Panglima TNI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sesuai Undang-undang, DPR hanya bertugas memberikan klarifikasi melalui fit and proper test untuk memberikan persetujuan setelahnya.

"Siapa pun orangnya, tentunya kewenangan presiden," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2015).

Agus juga tak mau mengomentari penunjukan Panglima TNI sesuai Matra TNI. Menurutnya, siapa pun dan dari angkatan manapun yang ditunjuk, pasti sudah benar-benar dipikirkan. "Sudah ada protapnya. Misalnya pangkatanya, umurnya, senioritas. Adapun presiden ingin yang (menjabat) sekarang Angkatan Darat, nanti Angkatan Laut atau Angkatan Udara, itu kami serahkan kepada presiden," terang politikus Partai Demokrat ini.

Soal Matra, tambah Agus, presiden-lah yang paling memiliki kepentingan. Presiden juga harus mempelajari soal ini sebelum menunjuk siapa calon pengganti Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang memasuki masa pensiun Agustus mendatang.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan memasuki masa pensiun 1 Agustus 2015. Moeldoko mulai menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013, menggantikan Laksamana Agus Suhartono. Presiden Jokowi harus memasukkan nama calon Panglima TNI sebelum Bulan Juni 2015.


(YDH)