Gunakan Surat Pengganti Ijazah, Wali Kota Tegal Dilaporkan ke Polisi

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 05 Jun 2015 14:38 WIB
pemalsuan ijazah
Gunakan Surat Pengganti Ijazah, Wali Kota Tegal Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Tegal Siti Masitha dan Wakil Wali Kota Nur Sholeh, Ant/ Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Tegal: Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno diduga menggunakan ijazah palsu. Lantaran itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Tegal, Jawa Tengah, melaporkan dugaan itu ke Bareskrim Mabes Polri.

Ketua HMI Kota Tegal Subekhi mengatakan Siti Masitha menggunakan surat keterangan pengganti ijazah dari SD hingga SMA. Siti Masitha menyerahkan surat itu ketika mendaftar ke KPU sebagai calon wali kota pada 2013.

Subekhi mengaku mendapat salinan surat keterangan tersebut dari KPU. Ia telah mengonfirmasi alamat email yang tertera dalam kop surat. Namun ia belum mendapat balasan.

"Karena banyak kejanggalan tersebut , kami lalu melaporkan dugaan ijazah palsu ke Bareskrim Mabes Polri, untuk segera ditindaklanjuti. Karena penggunaan ijazah palsu merupakan pelanggaran pidana," kata Subekhi, saat ditemui di Tegal, Jumat (5/6/2015).

Ketua KPU Kota Tegal, Thomas Budiono, mengaku telah memverifikasi seluruh berkas persyaratan Siti Masitha. Sesuai aturan KPU, bila ijazah hilang, calon kepala daerah bisa menggunakan surat keterangan pengganti dari pihak sekolah.

Sementara itu, Wali Kota Tegal enggan berkomentar banyak. Ia mengaku menyerahkan laporan itu ke proses hukum.


(RRN)