Novel: Korban Tak Relevan Dihadirkan dalam Sidang Praperadilan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 05 Jun 2015 14:43 WIB
Novel: Korban Tak Relevan Dihadirkan dalam Sidang Praperadilan
Penyidik KPK Novel Baswedan--Metrotvnews.com/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Novel Baswedan menolak kehadiran Irwansyah Siregar, korban penembakan, sebagai saksi dari Polri. Korban dinilai tidak tepat dihadirkan dalam sidang praperadilan.

"Harus ditolak karena kalau dia (korban) sudah masuk pokok perkara. Tidak relevan dengan praperadilan," kata Novel di sela-sela sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakara Selatan, Jalan Ampera Raya, Jumat (5/6/2015).

Penyidik KPK ini menilai Polri seharusnya menghadirkan saksi yang memiliki kaitan dengan masalah yang digugat, yakni terkait masalah penangkapan dan penahanan yang dilakukan terhadapnya.

"Karena praperadilan harus menguji yang dipersoalkan, yang dipersoalkan kan penangkapan dan penahanan kecuali dia tahu proses penangkapan dan penahanan," pungkas dia. "Kalau tidak tahu, ya harus ditolak. Untuk apa?"

Seperti diketahui, kuasa hukum Polri dalam sidang pembuktian praperadilan Novel Baswedan menghadirkan tujuh saksi fakta dan ahli. Di antaranya merupakan korban penembakan yang dilakukan oleh Novel Baswedan yakni Irwansyah Siregar.

"Korban sebenarnya ada dua tapi cukup satu saja dan kuasa hukumnya itu nanti kita ajukan," kata kuasa hukum polri, Joel Banner Tundan, kepada Metrotvnews.com.
(YDH)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

49 minutes Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA