Penyaluran Kredit di Sektor Properti Rp566,9 Triliun

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 05 Jun 2015 15:32 WIB
kredit
Penyaluran Kredit di Sektor Properti Rp566,9 Triliun
Ilustrasi FOTO: Antara/Ujang

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan penyaluran kredit pada sektor properti meningkat. Posisi penyaluran kredit pada April 2015 tercatat sebesar Rp566,9 triliun atau tumbuh 16,9 persen (yoy).

Peningkatan pertumbuhan sektor properti pada April 2015 ini tercatat sedikit lebih tinggi dibanding Maret 2015 (16,7 persen secara yoy). Mengutip laman Bank Indonesia (BI), Jumat, 5 Juni, peningkatan pertumbuhan kredit properti terutama dari meningkatnya penyaluran kredit kepada sektor real estate serta KPR dan KPA.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan penyaluran kredit kepada sektor real estate di April 2015 tercatat Rp91,3 triliun dan Rp 322,6 triliun atau tumbuh 14,4 persen (yoy) dan 12,9 persen (yoy), sedikit lebih tinggi dibanding Maret 2015 (14,2 persen) dan 12,5 persen).

"Jika sektor properti penyaluran kreditnya tumbuh meningkat, hal sebaliknya malah terjadi di sektor Industri Pengolahan dan sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran," bunyi laporan tersebut.

Sektor Industri Pengolahan melambat 15,4 persen (yoy). Sementara kredit kepada sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran mengalami perlambatan 10,0 persen (yoy) pada April 2015.

BI juga memaparkan perlambatan kredit tersebut bersumber dari kredit produktif, yaitu Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI). Penyaluran KMK sebesar Rp1.762,3 triliun atau tumbuh 8,9 persen (yoy), lebih rendah dibanding Maret 2015 (9,6 persen; yoy).

Perlambatan pertumbuhan KMK terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran. KMK yang diberikan pada sektor Industri pengolahan tumbuh 15,4 persen (yoy) sedikit melambat dibanding Maret 2015 (15,8 persen; yoy).


(AHL)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

2 hours Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA