Lepas 30% Saham, Anabatic Technologies Incar Dana Rp514 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 05 Jun 2015 15:59 WIB
anabatic technologies
Lepas 30% Saham, Anabatic Technologies Incar Dana Rp514 Miliar
Ilustrasi -- FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Anabatic Technologies berniat menjual sebanyak-banyaknya 642.857.200 saham atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

"Anabatic mau melepas 30 persen sahamnya untuk publik," kata Direktur Investment Banking Bahana Securities Novita Lubis, ketika ditemui dalam acara public expose perseroan, di Intercontinental Jakarta Mid Plaza, Jakarta, Jumat (5/6/2015).

Novita menyebutkan, rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini membuat perseroan akan menawarkan harga dengan nilai nominal Rp100 per saham, harga penawaran Rp650-Rp800 per saham. Artinya, dengan menawarkan harga tersebut perseroan bisa meraih dana Rp417,85 miliar-Rp514,28 miliar.

Hasil dari IPO, dana segar sebanyak 60 persen akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perseroan dan entitas anak meliputi pengembangan produk dan perluasan pasar, 20 persen untuk melunasi utang, sedangkan sisanya 20 persen akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan dan entitas anak.

Demi meloloskan langkah IPO ini, Anabatic Technologies telah menunjuk PT Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter). Masa penawaran awal atau bookbuilding akan dilakukan pada 5-16 Juni dan penentuan harga pada 17 Juni. Masa penawaran umum direncanakan pada 29 Juni-1 Juli 2015 dan penjatahan pada 2 Juli 2015. Sedangkan listing direncanakan pada 6 Juli 2015.

Sebagai informasi, Anabatic Technologies berdiri pada 2002 telah berkembang pesat dan telah meluaskan usahanya ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, India, dan Filipina. Mayoritas saham Anabatic Technologies saat ini dimiliki oleh PT Artha Investama Jaya sebesar 50,26 persen, dan Anabatic Technologies saat ini memiliki tujuh anak perusahaan.

Total aset Anabatic Technologies sebesar Rp1,974 triliun di 2014. Penjualan di tahun lalu juga melejit mencapai Rp2,57 triliun, dan laba komprehensif yang diraih mencapai Rp81,85 miliar.


(AHL)