Pemerintah Diminta Hati-Hati Kucuri Subsidi LPG 3 Kg

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 05 Jun 2015 16:26 WIB
elpiji 3 kg
Pemerintah Diminta Hati-Hati Kucuri Subsidi LPG 3 Kg
Ilustrasi tabung gas 3Kg -- ANTARA FOTO/EKHO

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti Pusat Studi Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Maxensius Tri Sambodo mengimbau pemerintah untuk berhati-hati dalam pemberian subsidi elpij 3 kilogram (kg).

Maxensius mengatakan, saat ini pemerintah tidak terlalu ketat dalam menerapkan peraturan subsidi pada elpiji 3 kg. Sehingga diperkirakan nantinya subsidi akan mengalami pembekakan terus-mmenerus dan akan berdampak pada keuangan negara.

"Saya mengingatkan kembali pemerintah masih beri subsidi, saya pribadi tidak antisubsidi," kata Maxensius, di Kantor LIPI, Jalan Gatot subroto, Jakarta, Jumat (5/6/2015).

Menurutnya, subsidi untuk elpiji saat ini sudah termasuk besar, lebih lagi dengan bertambahnya konsumsi elpiji di pasaran. "Subsidi tabung elpiji tiga kilogram, dengan konversi terus berjalan, membutuhkan daya besar," ujar dia.

Selain itu, Sambodo menambahkan, subsidi lainnya juga yang mengalami pembengkakkan yakni subsidi listrik. Subsidi listrik dinilai mengalami pembengkakkan seiring bertambahanya penggunan listrik.

Meskipun demikian, ia menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah lebih baik dalam mengelola subsidi, dengan mencabut subsidi premium dan menerapkan subsidi tetap pada solar.

"Setelah pemerintah Jokowi buka premium mengikuti harga pasar di situ mengalami penghematan, capaian perlu kita puji kemampuan pengurangan subsidi delapan persen cost-nya terhadap pengeluaran pemerintah itu baik sekali," pungkasnya.


(AHL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

23 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA