Novel: Saya Khawatir Kehadiran Saksi Fakta untuk Menyesatkan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 05 Jun 2015 16:39 WIB
novel baswedan
Novel: Saya Khawatir Kehadiran Saksi Fakta untuk Menyesatkan
Novel Baswedan menunggu sidang praperadilan (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kehadiran Irwansyah Siregar, selaku korban penembakan Novel Baswedan yang dihadirkan Polri sebagai saksi fakta dalam sidang praperadilan dikhawatirkan sengaja didatangkan untuk menyesatkan.
 
Penyidik KPK, Novel Baswedan prihatin dengan keterangan saksi yang masuk pokok perkara. Sehingga, tidak relevan dengan sidang praperadilan, yang mempersoalkan proses penangkapan dan penahanan dirinya.
 
"Saya prihatin sidang ini menyentuh pokok perkara. Saya khawatir upaya termohon yang menghadirkan saksi fakta hanya untuk menyesatkan," kata Novel dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jumat (5/6/2015).
 
Upaya menyesatkan ini telah berulang kali dilakukan Polri melalui media massa yang terus menyudutkan dirinya. "Ini bukan sekali terjadi, termohon sering melakukan blackcampain di media. Saya sangat prihatin," ujarnya.
 
Ia berharap, hakim tunggal Suhaeri fokus terhadap materi gugatan dalam memberikan keputusan. "Saya minta yang mulia fokus dengan praperadilan," tukas dia.
 
Novel mengajukan praperadilan terhadap Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait penangkapan dan penahanan dirinya. Permohonan praperadilan beregister Nomor Perkara 37/PID.PRAP/2015/PN.JKT.SEL ini meminta majelis hakim menyatakan penangkapan dan penahanan Novel Baswedan tidak sah.
 
Sebelumnya, Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei di rumahnya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(FZN)