Paksa Tanda Tangan BAP, Novel Pukuli Anak Buah

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 05 Jun 2015 17:05 WIB
novel baswedan
Paksa Tanda Tangan BAP, Novel Pukuli Anak Buah
Novel dalam sidang praperadilan. (Foto: Antara/Reno Esmir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik KPK Novel Baswedan dituding memaksa anak buahnya untuk menandatangi Berita Acara Perkara (BAP) usai menembak mati pencuri sarang burung walet. Saat itu Novel menjabat sebagai Kasat Reskrim Polresta Bengkulu.
 
Saksi Fakta yang dihadirkan Polri, Bripka Donny Juniansyah mengatakan, usai tragedi penembakan pencuri sarang burung walet, Novel mengumpulkan seluruh anak buahnya untuk satu suara dan tanggung jawab.
 
"Setelah ada yang mati, pak Novel langsung kumpulkan kami. Minta semua satu suara dan dalam kendali beliau," kata Donny dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jumat (5/6/2015).
 
Ia bersama rekannya kaget, karena tiba-tiba Novel meminta mereka mengakui dalam BAP bahwa mereka yang melakukan penembakan terhadap enam orang pencuri sarang burung walet tersebut. "Malam itu dibuatkan berita acara seolah-olah kami yang menangkap dan menembak," ujar anggota Polresta Bengkulu ini.
 
Karena merasa tidak melakukan penembakan, ia bersama rekan-rekannya menolak menandatangani BAP tersebut. Karena menolak, Novel melakukan tindak kekerasan kepada dirinya dan rekan-rekannya.
 
"Kami tidak punya senjata, bagaimana bisa menembak. Kami tidak mau menandatangani, terus kami semua dipukul oleh pak Novel," ceritanya.


(FZN)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

31 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA