Bali Raup USD21,17 Juta dari Patung & Kayu

Antara    •    Sabtu, 06 Jun 2015 17:10 WIB
kerajinan
Bali Raup USD21,17 Juta dari Patung & Kayu
Ilustrasi -- MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Denpasar: Bali menghasilkan devisa sebesar USD21,17 juta dari hasil pengapalan patung dan aneka jenis cinderamata berbahan baku kayu ke pasaran ekspor selama Januari-April 2015.

"Perolehan tersebut merosot 19,09 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat USD26,17 juta," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panasunan Siregar, di Denpasar, Sabtu (6/6/2015).

Khusus pada April 2015, kata dia, patung hasil sentuhan seniman-seniman terampil itu meraup USD5,33 juta atau meningkat 7,18 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya hanya tercatat USD4,97 juta. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2015), perolehan devisa itu justru merosot karena saat itu mengantongi devisa sebesar USD5,69 juta.

Sementara itu selama 2014 pengapalan berbagai jenis patung ke pasaran luar negeri itu menghasilkan USD73,24 juta atau menurun 19,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai  USD90,61 juta.

Panasunan menambahkan bahwa aneka  jenis patung hasil sentuhan tangan-tangan terampil seniman dan perajin Bali itu mampu memberikan kontribusi sebesar 13,02 persen dari total ekspor daerah ini mencapai USD162,70 juta.

Mata dagangan tersebut paling banyak menembus pasaran Amerika Serikat, yakni 27,26 persen, menyusul Jepang 2,06 persen, Australia 7,45 persen, Singapura 1,14 persen, Hong Kong 1,61 persen, Spanyol 7,03 persen, Belanda 5,88 persen, Thailand 0,60 persen, Jerman 4,58 persen, dan Prancis 4,64 persen.

Sebanyak 37,65 persen sisanya diserap berbagai negara lainnya di belahan dunia. Karya patung yang dibuat secara manual oleh seniman Bali sangat disenangi konsumen luar negeri.

Seniman Bali mengolah kayu menjadi berbagai jenis patung yang unik dan menarik. Bahkan, akar kayu juga diolah menjadi aneka jenis cinderamata yang sangat disenangi wisatawan mancanegara. Perajin Bali sangat kreatif membuat karya patung dalam berbagai bentuk dan ukuran yang cukup disenangi konsumen mancanegara.

Ia menyebutkan sekian banyak sentra  pengembangan patung di Bali di antaranya di Kabupaten Gianyar. Wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Bali membeli berbagai jenis cinderamata, termasuk patung ukuran kecil sebagai kenang-kenangan pulang ke negaranya.


(AHL)