Mensos: Indonesia Beri Tenggat 1 Tahun untuk Pengungsi Rohingya

Amaluddin    •    Minggu, 07 Jun 2015 20:56 WIB
pengungsi rohingya
Mensos: Indonesia Beri Tenggat 1 Tahun untuk Pengungsi Rohingya
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Foto: Antara Trisnadi

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan perlindungan Indonesia terhadap pengungsi Rohingnya hanya berlaku setahun. Untuk itu, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Menteri Luar Negeri.

"Sebenarnya tujuan mereka bukan Indonesia, tetapi negara lain. Indonesia sebagai jalur lintas saja. Tapi, karena ditemukan di Indonesia, maka sedikit banyak kita harus ikut andil. Saat ini jumlah pengungsi Rohingnya cukup banyak," ujar Mensos, saat di Surabaya sebelum bertolak ke Bangkalan, Madura, untuk menghadiri undangan haul masyayikh haflah ikhtibar, Minggu (7/6/2015).

Menurut mantan calon gubernur Jawa Timur itu, Indonesia tak sepenuhnya bertanggung jawab terhadap pengungsi Rohingnya. "Karena persoalan pencari suaka (pertolongan) itu persoalan internasional," katanya.

Saat ini, kata Kofifah, pengungsi di Indonesia sudah mencapai 13.000 orang, meliputi pengungsi Rohingnya dan etnis lain.

"Indonesia berharap PBB turun tangan dan mencari format untuk para pencari suaka yang jumlahnya cukup besar yang melintas di Indonesia," pintanya.

Seperti diketahui, pada Mei lalu nelayan Aceh sempat menyelamatkan ribuan pengungsi etnis Rohingnya asal Myanmar yang akan mencari suaka. Saat ini mereka masih ditampung di Aceh.
 


(UWA)