7.000 Ton Pupuk Disegel, Jatim Terancam Krisis Pupuk

Amaluddin    •    Minggu, 07 Jun 2015 22:41 WIB
pupuk
7.000 Ton Pupuk Disegel, Jatim Terancam Krisis Pupuk
Jatim terancam krisis pupuk. Foto: MI/Abdus Syukur

Metrotvnews.com, Surabaya: Kepolisian Resort Kediri menyegel sekitar 7.000 ton pupuk Kalimantan Timur karena belum adanya izin kantong kemasan pupuk yang baru.

Akibatnya, sejumlah daerah di Jawa Timur terancam mengalami kelangkaan atau krisis pupuk pada tengah masa tanam, Juni ini. Demikian diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Subianto.

"Mengapa pupuk tersebut tidak segera didistribusikan? Ternyata masih menunggu keluarnya izin kantong kemasan yang baru. Kantong yang lama sudah mati (kedaluwarsa)," kata politisi Partai Demokrat itu, di Surabaya, Minggu (7/6/2015).

Subianto meminta seluruh institusi duduk bersama menyelesaikan masalah ini. Menurutnya, persoalan izin kantong tak menjadi kendala.

"Harusnya ada pengecualian karena ini demi kepentingan orang banyak. Soal kantong kemasan ini kan sebenarnya tidak terlalu vital," katanya.

Untuk mengurai persoalan ini, Komisi B DPRD Jawa Timur akan memanggil Dinas Pertanian setempat untuk mencari solusi.

"Berkaca pada pengalaman, izin seperti ini baru keluar satu bulan ke depan. Kalau dibiarkan begitu dapat dibayangkan berapa kerugian yang harus ditanggung petani," kata politisi asli Nganjuk itu.
 


(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA