Dahlan Jadi Tersangka, Jusuf Kalla Nilai Sebagai Bentuk Tanggung Jawab

Dheri Agriesta    •    Senin, 08 Jun 2015 00:11 WIB
jusuf kalla
Dahlan Jadi Tersangka, Jusuf Kalla Nilai Sebagai Bentuk Tanggung Jawab
Jusuf Kalla dan Dahlan Iskan--Metrotvnews.com/Desi Angriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gardu induk (GI) di Unit Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa Bali, dan Nusa Tenggara PT PLN Persero tahun anggaran 2011-2013.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, Dahlan bertanggung jawab pada anak buahnya. 

"Saya bangga soal Pak Dahlan karena dia mengambil alih tanggung jawab. Beda dengan banyak pejabat yang menyerahkan ke anak buah," kata JK di Jalan Dr Soetomo, Makassar, Minggu (7/6/2015).

JK mengatakan, pimpinan harusnya berlaku serupa Dahlan Iskan. Jika ada masalah saat menjabat sebagai pimpinan sebuah lembaga, sang pemimpin harusnya bertanggung jawab atas kejadian itu.

Soal pembuktian salah atau tidak tentu akan dibuktikan belakangan. Sebab, lanjut JK, secara pidana yang salah tentu adalah mereka yang melakukan kesalahan itu.

"Tanggung jawabnya boleh di atas, tapi yang salahnya kalau pidana tidak boleh. Kalau secara pidana yang salah harus yang berbuat salah," jelas JK.

Namun, JK tak ingin mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan dalam kasus yang menjerat Dahlan. Pria asal Makassar ini menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan.

"Tapi nantilah, biar proses pemeriksaan di pengadilan," tandas orang nomor dua di republik.

Dahlan ditetapkan menjadi tersangka usai diperiksa selama dua hari sejak Kamis 4 Juni kemarin. Setelah mengevaluasi, penyidik menemukan dua alat bukti yang sah untuk menjerat mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu.

"Sesuai pendapat tim penyidik menyatakan bahwa saudara Dahlan Iskan yang diperiksa telah memenuhi syarat untuk dipenuhi tersangka. Sesuai permintaan tim penyidik, kami kejati keluarkan sprindik nomor752," jelas Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta M. Adi Toegarisman, Jumat (5/6/2015).

Pekan depan Dahlan akan kembali diperiksa sebagai tersangka pembangunan gardu induk. 


(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA