Petugas Pengaudit Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Minim

Intan fauzi    •    Senin, 08 Jun 2015 15:26 WIB
kebakaran
Petugas Pengaudit Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Minim
Ilustrasi kebakaran gedung--Foto: Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) DKI Jakarta setahun sekali melakukan audit sistem proteksi kebakaran terhadap gedung-gedung milik pemerintah dan swasta. Namun, petugas inspektur yang mengaudit gedung-gedung itu masih kurang.

“Kewajiban kita itu melaksanakan audit eksternal terhadap gedung tersebut. Melakukan pemeriksaan berkala terhadap sistem proteksi kebakaran setiap setahun sekali," kata Kepala Seksi Partimnas Dinas PKPB DKI Jakarta, Saipuloh, kepada Metrotvnews.com di kantornya Jalan K.H. Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2015).

Dia mengakui, kekurangan personel dalam mengaudit gedung-gedung tersebut. "Sekarang ini kan di Jakarta ada ratusan, bahkan ribuan gedung. Sedangkan sumber daya manusia (SDM) petugas inspektur pemeriksa itu sendiri terbatas,” jelas dia.

Akibat keterbatasan jumlah petugas inspektur, banyak gedung di Jakarta yang belum diperiksa sistem proteksi kebakarannya.

“Inspektur pun dengan keterbatasannya itu, mengakibatkan banyak gedung yang belum terinspeksi juga karena kekurangan jumlah petugas,” terang Saipuloh.

Lazimnya, audit satu gedung dilakukan oleh empat orang. Namun, saat ini petugas inspektur dari dinas pemadam kebakaran yang melakukan audit hanya satu hingga dua orang.

“Sedangkan, melakukan audit dalam satu gedung itu bisa dilakukan oleh tiga sampai empat orang. Kita punya kadang satu sampai dua orang per gedung. Padahal kita harus teliti dan melakukan pengujian berfungsi atau tidaknya,” tandasnya.


(MBM)