BEI Raih Sertifikat ISO 27001 dari BSI

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 08 Jun 2015 17:05 WIB
bei
BEI Raih Sertifikat ISO 27001 dari BSI
Dirut BEI Ito Warsito (FOTO ANTARA/Audy Alwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) meraih sertifikat ISO 27001. Raihan itu didapatkan dari hasil audit sertifikasi British Standard Institute (BSI) di 2015.

"Sertifikat ISO 27001 yang kita dapatkan untuk fungsi edukasi, hukum, keuangan, manajemen informasi dan pengembangan emiten, operasional perdagangan, pendukungan perdagangan, sumber daya manusia (SDM), perencanaan strategis dan manajemen proyek, satuan pemeriksa internal serta general affair. Kami dinyatakan berhasil mendapatkan sertifikat SMKI ISO 27001:2013 dengan lingkup koperasi," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Menurut Ito, sejak 2011-2015 BEI telah membangun dan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang mengacu kepada standar internasional sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) ISO 27001. Penerapan yang dilakukan demi menjaga keamanan informasi yang mencakup kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan.

Selain itu, tujuan lain dari implementasi SMKI ISO 27001 adalah untuk memastikan informasi yang dikelola dengan baik oleh BEI dapat terlindung dari berbagai ancaman baik fisik maupun teknologi informasi. Sertifikat ISO 27001 diperoleh BEI secara bertahap, dimulai pada 2012 untuk lingkup fungsi pengawasan transaksi.

Kemudian, pada 2013 BEI memperluas cakupan sertifikat ISO 27001 mencakup fungsi-fungsi manajemen risiko, kepatuhan anggota bursa, keanggotaan, sekretaris perusahaan dan pencatatan baik di group 1, group 2 dan non-group.

Setelah itu di 2014, bursa mendapatkan serifikat ISO 27001 untuk fungsi-fungsi operasi teknologi informasi, manajemen proyek perkantoran teknologi informasi, pengembangan teknologi infomasi, riset dan pengembangan dan manajemen DRC (Disaster Recovery Center).

"Aset yang sangat penting di dalam industri pasar modal adalah informasi. Lantaran informasi yang dihasilkan oleh BEI sangat dimanfaatkan oleh pelaku industri pasar modal. Dalam operasional perusahaan,pertukaran informasi baik informasi tertulis atau tercetak maupun elektronik. Tidak dapat dihindari dan sangat dibutuhkan bagi kelangsungan bisnis perusahaan, baik di tingkat internal maupun eksternal," pungkasnya.


(ABD)