Kubu Ical: Kita Tak Pernah Main Keras Pakai Preman

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 09 Jun 2015 13:22 WIB
golkar
Kubu Ical: Kita Tak Pernah Main Keras Pakai Preman
Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Bali, Tantowi Yahya--Antara/Sigit Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Tantowi Yahya, membantah tudingan kubu Agung Laksono. Tantowi tak terima disebut kubu Ical jadi biang kerok penyerangan DPP Golkar 8 Juni kemarin.

"Sedari awal kita tidak pernah main keras, apalagi melibatkan preman seperti itu," kata Tantowi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2015).

Tantowi berharap masyarakat tak terbuai isu tersebut. Dia percaya, publik bisa mengetahui siapa yang bersalah dan benar dalam penyerangan ini. "Masyarakat sudah tidak bisa dibohongi dengan pemutaranbalikan fakta seperti itu," jelas dia.

Menurut Tantowi, penyerangan kantor Golkar itu hanya penggiringan opini. Menurut dia, kubu Ical kerap jadi korban pembentukan opini ini. "Dari dulu sudah terjadi penggiringan opini. Syukurlah pengadilan tidak termakan dengan permainan ini. Kita menang karena memang kita benar," tegas dia.

Tantowi menegaskan, kubu Ical yang merupakan hasil Munas Riau disetujui Pengadilan Tata Usaha Negara sebagai pihak yang berhak memakai kantor DPP. "Itu amar putusan PTUN dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara," kata Wakil Ketua Komisi I DPR ini.

Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Senin sore kemarin, diserang sekelompok orang tak dikenal. Kubu Agung Laksono yang berkantor di sana menuding penyerang adalah orang suruhan pihak Ical.

Aparat Polsek Metro Palmerah dibantu Polres Metro Jakarta Barat turun tangan. Sekitar 30 orang yang membawa senjata tajam dan berusaha masuk ke Kantor DPP Golkar akhirnya ditahan.


(YDH)

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

1 hour Ago

KPK diinformasikan akan menjemput Setya Novanto dari RSCM untuk dibawa ke Rutan KPK. Namun KPK …

BERITA LAINNYA