Sektor Perkebunan & Pertanian Diharap Cari Dana di Pasar Modal

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 09 Jun 2015 13:34 WIB
pasar modal
Sektor Perkebunan & Pertanian Diharap Cari Dana di Pasar Modal
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan pengembangan bisnis perkebunan dan pertanian masih memiliki kendala di akses pendanaan dari perbankan. Sehingga diharapkan pasar modal bisa menjadi celah untuk membiayai kedua sektor bisnis tersebut.

"Tantangan di agriculture itu akses pendanaan dari perbankan. Kita harapkan bisa dari pasar modal," kata Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN Muhamad Zamkhani, ketika ditemui dalam seminar IAS 41 di Hotel Indonesia Grand Kempinski, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Penolakan dari kedua sektor tersebut, menurut dia, karena karakter usaha yang memiliki waktu sangat panjang untuk berproduksi.

"Sangat berbeda jika dari sektor perkebunan dengan manufaktur dan industri lain. Sehingga pandangan dari perbankan, sektor keduanya memiliki risiko tinggi. Pada akhirnya pinjaman itu pun memiliki bunga yang tinggi," ungkap dia.

Padahal kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) sedang mendorong agar perusahaan BUMN menjadi agen pembangunan, terutama di daerah luar Pulau Jawa. Lanjut Zamkhani, seperti implementasi pembangunan Tol Sumatera diyakini akan menghasilkan multiplier effect tinggi bagi pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.

"Secara bisnis, tidak ada pengembang swasta yang ingin bangun tol di sana (Sumatera)," urainya.

Dengan adanya keadaan itu, dia menyebutkan, Presiden Jokowi mendorong perusahaan BUMN agar bisa masuk dalam mengerjakan proyek infrastruktur. "Jika ekonomi daerah baik, dengan sendirinya swasta mulai masuk untuk berinvestasi di sini," tukas Zamkhani.


(AHL)