Intiland Bagi Untung Rp102,7 Miliar ke Pemegang Saham

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 09 Jun 2015 13:40 WIB
intiland development
Intiland Bagi Untung Rp102,7 Miliar ke Pemegang Saham
Ilustrasi - AFP/ADEK BERRY

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Intiland Development Tbk (DILD) akan membagikan untung bagi hasil atau dividen kepada pemegang saham sebesar Rp102,7 miliar atau setara 23,9 persen dari perolehan laba Rp429,2 miliar di 2014.

"Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan menyetujui pembagian dividen Rp102,7 miliar, atau setara Rp10 per saham," kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Development Archied Noto Pradono, ketika ditemui di Intiland Tower, Jakarta, Senin (9/6/2015).

Selain pembagian dividen dari hasil laba bersih, menurut Archied, sebesar Rp2 miliar akan sebagai dana cadangan wajib. Sedangkan sisanya Rp324,5 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan.

"Ada untuk dana cadangan wajib dan laba ditahan perseroan guna meningkatkan ekspansi bisnis perseroan," tutur dia.

Sementara untuk pembayaran dividen, perseroan bakal membagikan dividen pada 10 Juli tahun ini. Perusahaan pengembang properti Intiland Development membukukan laba bersih sebesar Rp429,2 miliar di 2014, atau naik 33 persen dari posisi sebesar Rp323,7 miliar di 2013. Dengan perolehan laba usaha tercatat mencapai Rp598,5 miliar, atau melonjak 49 persen di 2013.

"Kondisi sektor properti menghadapi tantangan cukup berat sepanjang 2014. Intiland berhasil mengeksekusi strategi kunci untuk mempertahankan pertumbuhan usaha. Dinamika politik dan kondisi makroekonomi sepanjang 2014 memberikan tantangan cukup berat bagi pelaku industri properti. Tapi lewat strategi pemasaran yang tepat dengan segmen pengembangan yang beragam, kami berhasil menjaga kinerja perusahaan secara positif," ujar Archied.

Peningkatan laba terutama didorong naiknya pendapatan usaha. Hingga akhir Desember 2014, Intiland membukukan nilai pendapatan sebesar Rp1,83 triliun, atau meningkat 21 persen dibandingkan perolehan 2013 yang mencapai Rp1,51 triliun.

Berdasarkan tipenya, pendapatan dari pengembangan (development income) memberikan kontribusi sebesar Rp1,62 triliun atau 88 persen dari seluruh pendapatan. Perseroan berhasil meningkatkan kontribusi pendapatan berkelanjutan (recurring income) menjadi 12 persen atau senilai Rp215 miliar.

"Kami akan terus meningkatkan kontribusi dari pendapatan berkelanjutan. Seiring selesainya pembangunan gedung perkantoran South Quarter 2015 ini maka akan memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan berkelanjutan perusahaan di masa depan," ungkap dia.


(AHL)