Taliban Minta Rohingya Lawan Pemerintah Myanmar

Willy Haryono    •    Selasa, 09 Jun 2015 14:32 WIB
rohingya
Taliban Minta Rohingya Lawan Pemerintah Myanmar
Etnis Rohingya berunjuk rasa di Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia, 3 Juni 2015 . AFP / MOHD RASFAN

Metrotvnews.com, Islamabad: Grup militan Taliban Pakistan (TTP) mendesak etnis minoritas Muslim Rohingya untuk bangkit dan melawan pemerintah Myanmar. 

Ehsanullah Ehsan, juru bicara faksi Jamaat-ul-Ahrar dari TTP, mengaku turut "merasakan penderitaan" Rohingya. 

Selama ini, Myanmar menolak mengakui kewarganegaraan sebagian besar etnis Rohingya yang berjumlah 1,3 juta jiwa. Segala gerak-gerik Rohingya diawasi, mulai dari jumlah anggota keluarga, akses mencari pekerjaan, bahkan pergerakan kehidupan sehari-hari. 

"Saya meminta pemuda Burma: ambil pedang dan bunuhlah di jalan Tuhan. Tidak diragukan lagi, Tuhan bersama kita semua," ucap Ehsan dalam sebuah pesan radio, menggunakan nama lama dari Myanmar.

"Pusat (pelatihan), sumber daya, orang-orang, dan banyak hal lainnya tersedia untuk kalian semua," sambung dia, seperti dikutip AFP, Senin (8/6/2015). 

Sekitar empat persen dari 51 juta warga Myanmar adalah Muslim. 

TTP telah membunuh ribuan orang dalam perang melawan pemerintah Pakistan sejak 2007. TTP jarang menunjukkan kepedulian terhadap masalah di luar Pakistan. Namun, masalah Rohingya akhirnya menarik perhatian mereka. 

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa grup ekstremis, termasuk Al Qaeda mengirimkan pesan dukungan terhadap Rohingya. Namun sejauh ini, Rohingya belum menunjukkan ketertarikan untuk mengadopsi metode ekstremis militan. 



(WIL)

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

24 minutes Ago

Rencananya, Deisti akan diperiksa, besok, Senin, 20 November 2017.

BERITA LAINNYA