Cegah Kecelakaan, Continental Luncurkan Sistem Line Departure Warning

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 11 Jun 2015 07:49 WIB
otomotif
Cegah Kecelakaan, Continental Luncurkan Sistem <i>Line Departure Warning</i>
Continental luncurkan sensor peringatan line departure.

Metrotvnews.com: Kecelakaan bisa terjadi sejak awal meninggalkan jalur keberangkatan Anda. Untuk mencegah hal itu, Continental meluncurkan sistem yang diberi nama sistem peringatan garis bujur jalan (Continental’s Anti Road Departure System).

"Hampir 40 persen dari semua kecelakaan yang mengakibatkan kematian di AS bermula dari jalur keberangkatan di jalan raya," kata Jeremy McClain Head of Chassos ans Safety System di Continental.
 
Teknologi yang dipakai pada sistem ini menggunakan kamera mono yang menghadap ke depan, dan dipasang di belakang kaca spion. Kemudian sensor yang terhubung berfungsi membaca garis jalan untuk membuat Anda tetap berada dalam garis bujur jalan raya. Sistem peringatan jalan ini juga dapat dihubungkan ke sensor lainya, seperti stabilitas elektronik, roda, dan kecepatan. Tujuannya untuk mengumpulkan dan mendapatkan data sebanyak mungkin.
 
Dengan menggabungkan semua informasi ini, sistem ini akan mebaca semua gangguan di jalan raya. "Awal keberangkatan menentukan keselamatan, sistem ini membuat Anda tetap berada di jalurnya,” jelas McClain.
 
Menariknya, sistem ini mampu memberitahu Anda ketika berjalan melewati garis pembatas jalan. Melalui data yang diberikan oleh sensor roda kendaraan, sistem ini secara otomatis akan mengerakan setir untuk mengembalikan mobil pada posisi  dan jalur yang benar. Sensor yang dihubungkan ke power steering langsung memutar roda depan atau dapat menerapkan pengereman diferensial dengan lembut.
 
Penggunaan sistem ini juga bisa di matikan secara manual jika akan digunakan untuk off road.  "Ini satu hal yang ingin kita luncurkan secepat mungkin. Continental telah menerapkan sistem peringatan garis bujur jalan untuk semua kendaraan ringan. Sedangan untuk kendaraan berat seperti truk belum bisa diaplikasikan karena tidak memiliki sensor untuk memfungsikan sistem ini,” beber McClain.

 

(UDA)