Uni Eropa Ajak Produsen Mobil Berperang Kurangi CO2

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 09 Jun 2015 16:15 WIB
uni eropa
Uni Eropa Ajak Produsen Mobil Berperang Kurangi CO2

Metrotvnews.com: Para produsen mobil dari berbagai negara akan mengadakan pertemuan dengan para pejabat Uni Eropa dan juru kampanye hijau di bulan ini untuk membahas tentang pengurangan emisi CO2. Tujuan pertemuan ini untuk mengurangi emisi pada 2030 untuk mobil baru yang akan dijual di Eropa.

Pada 18 Juni mendatang, rencananya Pejabat Komisi Eropa akan melakukan pengkajian untuk wilayah yang terpolusi CO2. Selain itu pengkajian juga dilakukan terhadap dampak dari aturan tersebut, seperti investasi dan daya saing.

Uni Eropa ingin mengurangi emisi CO2 pada setiap mobil sebanyak 95 gram per kilometer pada 2021. Meskipun angka ini turun dari rata-rata 123.4 gram perkilogram yang telah ditetapkan saat ini. Pada 16 April lalu, The auto industry’s lobby group ACEA mengatakan, untuk medapatkan hasil yang besar dibutuhkan investasi teknis yang besar pula.

Target pada 2030, Uni Eropa ingin mengurangi emisi sebesar 30 persen untuk mobil transportasi  dalam jangka walktu 10 sampai  30 tahun ke depan. Hal ini juga temasuk pada sektor lain seperti  perumahan dan pertanian.
 
"Ini akan memberikan Anda ide tantangan teknologi yang kita hadapi," kata Massimo Beccarello Wakil Direktur Pengembangan, Energi dan Kebijakan Lingkungan Italia Confindustria Business Lobby.

Uni Eropa juga memberikan dukungan dalam bentuk pendanaan di program Horizon 2020 senilai EUR80 juta (sekitar Rp1,2 triliun).  Untuk target 2021, Uni Eropa akan melakukan penelitian pada mobil sedan dan van.
 
Penelitian meliputi delapan faktor. Diantaranya evaluasi peraturan tentang daya saing, bobot kendaraan, jarak tempuh, emisi yang yang digunakan, teknologi, biaya, serta tentang peraturan di masa depan.




(UDA)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

2 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA