Soekarwo Setuju Sungai Porong Jadi Wisata Buaya

Amaluddin    •    Selasa, 09 Jun 2015 16:25 WIB
pariwisata daerah
Soekarwo Setuju Sungai Porong Jadi Wisata Buaya
Warga berada di bibir sungai untuk menyaksikan kemunculan buaya muara di aliran sungai Porong di Desa Krembung, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/6). Foto: Antara/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo mempersilakan Sungai Porong dijadikan wisata buaya. Dengan syarat terlebih dahulu memenuhi izin konservasi dan wisata.

"Terserah saja mau dibikin wisata, asal BKSDA (Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam) mengizinkan. Kalau di situ mau dibuat, harus ada pengamannya," ujar Pakde Karwo, sapaan akrabnya, di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2015).

Jika benar-benar serius menjadikan Sungai Porong sebagai wisata buaya, ia meminta pemerintah setempat bersama warga dusun Awar Gunting, Desa Tambak Rejo, Porong, Kabupaten Sidoarjo, menjaga keseimbangan ekosistem buaya.

"Jangan sampai merusak ekosistem. Jangan sampai buaya itu nggak ada makanannya yang kemudian menyebabkan kematian," tuturnya.

Warga setempat ingin Sungai Porong menjadi tempat wisata. Keinginan itu didasarkan pada anggapan bahwa buaya tak berbahaya. Mereka mengaku sudah terbiasa berinteraksi dengan buaya. Warga menolak rencana evakuasi buaya oleh BKSDA Jawa Timur.
 
Di samping itu, kemunculan buaya mendatangkan rezeki bagi warga setempat. Sejak dua pekan lalu, ribuan pengunjung berdatangan. Warga setempat memanfaatkan keramaian dengan menjual makanan serta membuka lahan parkir. Pada hari biasa, warga bisa meraup untung hingga Rp3 juta dari parkir. Pada akhir pekan keuntungan mencapai Rp8 juta. Sebagian uang tersebut dimasukkan ke kas desa.
 


(UWA)