Pemeriksaan Sri Mulyani di Kemenkeu Dinilai Janggal

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 09 Jun 2015 16:48 WIB
korupsi migas
Pemeriksaan Sri Mulyani di Kemenkeu Dinilai Janggal
Trimedya Panjaitan. Foto: Wahyu Putro A/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemeriksaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dinilai janggal. Kepolisian diminta tak mengistimewakan wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

"Ini yang aneh, selalu saja Sri Mulyani ini mendapatkan privilege baik di KPK maupun Polri. KPK ketika itu juga ketika memeriksa di kantornya, sementara yang lainnya diperiksa di KPK. Sekarang di kepolisian periksanya di Kemenkeu," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2015).

Menurut dia, pemeriksaan di Kemenkeu adalah perlakuan istimewa yang tampak berlebihan. Seharusnya, kata dia, Sri Mulyani dimintai keterangan di Kantor Bareskrim Polri, seperti halnya saksi lain.

"Karena dia kan sama kedudukannya di mata hukum dengan warga negara yang lain sehingga tidak perlu diperiksa dengan mendapatkan keistimewaan dengan diperiksa di Kemenkeu," jelas dia.


Sri Mulyani. Foto: Immanuel Antonius/MI

Trimedya pun menuntut keterangan ihwal masalah ini kepada Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso agar publik bisa mengerti pemilihan lokasi pemeriksaan. "Seharusnya Pak Budi Waseso menyampaikan pemeriksaan itu kepada masyarakat kenapa diperiksa di sana," tegas Politikus PDIP tersebut.

Kendati demikian, dia meminta polisi serius mengarap saksi lain selain Sri Mulyani. Keterangan, kata dia, jangan sampai hanya berhenti di Sri Mulyani. "Kita harus dorong, karena kepolisian dan kejaksaan ini seyogianya seperti KPK , untuk menuju ke sana. Maka kita mendorong penyelesaikan kasus yang diketahuinya," pungkas dia.

Sri Mulyani diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pencucian uang dalam penjualan kondensat bagian negara antara SKK Migas dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kemenkeu, Senin 8 Juni 2015 kemarin. Pemeriksaan dilakukan di sana karena Kemenkeu menginformasikan ke Bareskrim Polri bahwa Sri Mulyani sedang ada kegiatan di sana.


(KRI)

Novanto tak Bisa Gunakan Hak Imunitas DPR

Novanto tak Bisa Gunakan Hak Imunitas DPR

2 hours Ago

Kasus hukum yang menjerat Novanto adalah pidana dan di luar tugas pokok dan fungsi (tupoksi) an…

BERITA LAINNYA