Pertamina Siap Tindaklanjuti Pertemuan Menteri ESDM dan OPEC

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 09 Jun 2015 17:47 WIB
opec
Pertamina Siap Tindaklanjuti Pertemuan Menteri ESDM dan OPEC
Dirut Pertamina Dwi Soetjipto -- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti pertemuan bilateral antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan beberapa negara anggota Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Menurut Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, pemerintah sudah sangat baik untuk mengupayakan pencarian sumber pasokan minyak dalam memasok ketahanan energi nasional dengan cara membuka peluang kepada perusahaan minyak nasional negara lain.

"Tentu saja kami juga sangat mengharapkan hasil pertemuan yang dilakukan di sela-sela agenda OPEC baru-baru ini bisa kami tindaklanjuti menjadi kerja sama yang lebih konkret lagi secara korporasi," kata Dwi, saat jeda Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Gedung Nusantara, Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Dia mengatakan, Pertamina sangat antusias dengan usaha pemerintah ini karena sejalan dengan lima pilar strategi prioritas Pertamina.

"Kami sangat antusias akan terbukanya kesempatan ini dan langkah ini sejalan dengan lima pilar strategi prioritas Pertamina untuk menjadi World Class National Energy Company," ungkap dia.

Dengan demikian, Dwi mengharapkan Pertamina akan terus tumbuh baik di hulu, bisnis pengelolaan dan membangun kemitraan bisnis.

"Tentu saja ingin terus tumbuh, baik kinerja bisnis hulu maupun bisnis pengolahan dengan membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di luar maupun di dalam negeri. Ujung-ujungnya, kami ingin menjadi perusahaan champion yang efisien dan kompetitif," jelas dia.

Sebagai informasi, pada pertemuan OPEC di Vienna, Austria. Menteri ESDM Sudirman Said, yang juga didampingi Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto telah melakukan pertemuan bilateral dengan negara-negara sahabat anggota OPEC.

Beberapa negara anggota OPEC seperti Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Kuwait, Irak, Iran, dan Angola telah membuka peluang kerja sama, baik investasi hulu dan pasokan minyak mentah dan produk minyak dari negara-negara tersebut, hingga investasi pembangunan kilang baru di Indonesia.


(AHL)

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

54 minutes Ago

KPK diinformasikan akan menjemput Setya Novanto dari RSCM untuk dibawa ke Rutan KPK. Namun KPK …

BERITA LAINNYA