Lahan Terkena Imbas Tol, Warga Lapor ke Ombudsman

Nurul Hidayat    •    Selasa, 09 Jun 2015 22:01 WIB
sengketa tanah
Lahan Terkena Imbas Tol, Warga Lapor ke Ombudsman
Warga memasang spanduk penolakan peresmian ruas jalan tol Mojokerto-Kertosono seksi I di Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang, Jawa Timur, Senin (13/10/214). Foto: Antara/Syaiful Arif

Metrotvnews.com, Jombang: Forum Silaturahmi Masyarakat Dusun (Forsilat) Kesamben, Desa Blimbing Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Jawa Timur, akan membawa persoalan sengketa proses pembebasan lahan tanah kas desa (TKD) yang digunakan untuk proyek tol Jombang - Mojokerto, ke Ombudsman. Sebab dua kali audiensi dengan Komisi A DPRD Kabupaten Jombang tak membuahkan hasil. 

 
"Hasilnya hanya janji saja, bahkan untuk mengeluarkan rekomendasi penyelesaian masalah ini saja sampai saat ini belum terealisasi," ujar Ketua umum Forasilad, Diak Eko Purwoto, Selasa (9/6/2015).
 
Parahnya, kata Diak, Kepala Bagian Pemkab Jombang tak berani menunjukkan dokumen pelepasan aset Desa Blimbing. 
 
Di lain tempat, Ketua Komisi A Kabupaten Jombang, Cakup Ismono, mengatakan proses pelepasan TKD telah diserahkan ke pimpinan dewan.  
 
"Salinannya bisa menghubungi pak Amal (staf DPRD Jombang), tinggal minta copyannya saja mas," ujarnya singkat.
 
Sejak 2014, Forsilad mempersoalkan pelepasan aset Desa Blimbing yang terkena imbas pembangunan jalan tol Jombang-Mojokerto. Mereka menilai proses tukar guling tanah direkayasa. 
 
"Surat izin gubernur itu baru terbit pada 2014. Namun fakta di lapangan tanah kas desa (TKD) sudah dilepas sejak tahun 2010 dan pihak desa sudah menerima transferan uang dari pihak panitia pengadaan tanah (P2T) sejumlah Rp460 juta," ujar Diak beberapa waktu lalu.
 



(RRN)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

2 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA