MITRE-Airnav Indonesia-AP II Tingkatkan Penerbangan RI

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 10 Jun 2015 16:16 WIB
penerbangan
MITRE-Airnav Indonesia-AP II Tingkatkan Penerbangan RI
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat atau MITRE, Airnav Indonesia, dan Angkasa Pura II melakukan penandatanganan nota kesepahaman. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan dukungan teknis terhadap sektor penerbangan Indonesia. 

Penandatanganan yang bertepatan dengan hari terakhir U.S. Industry Day diselenggarakan di kediaman resmi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake. Acara ini digelar oleh Kementerian Perhubungan. Dalam acara ini secara bersamaan juga dilakukan peluncuran Aviation Working Group (AWG).

"Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu pilar utama dalam strategi pembangunan ekonomi pemerintah Presiden Jokowi, dan pengembangan sektor penerbangan merupakan inti upaya pembangunan," ujar, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Dubes Blake mengaku sangat senang dapat ikut serta dalam peluncuran AWG ini. Apalagi, AWG merupakan wadah bagi pemerintah dan sektor swasta AS untuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan penerbangan Indonesia.

"AWG dapat berbagi praktik terbaik dari seluruh dunia. Kemudian untuk mengajukan dan menyediakan solusi dan jasa inovatif yang mendukung pengembangan sektor penerbangan Indonesia," pungkas Blake.

Dalam kesempatan tersebut, AWG juga mengadakan kegiatan dan pertemuan yang menguntungkan kedua belah pihak, yang menyelaraskan kepentingan dan kekuataan industri AS dengan prioritas Indonesia dalam bidang-bidang kunci.

Adapun bidang-bidang yang dimaksud, yakni pertama modernisasi pengelolaan lalu lintas udara. Kedua, infrastruktur bandara. Ketiga, keselamatan dan keamanan penerbangan, 

Keempat, pengembangan dan pembangunan layanan pendukung penerbangan. Kelima, analisis kapasitas, pengembangan dan perencanaan wilyah udara dan bandara. Keenam, akses dan integrasi penerbangan umum. Ketujuh, keamanan argo.

Anggota AWG mencakup 23 perusahaan AS yang menawarkan solusi bagi kebutuhan sektor penerbangan Indonesia, perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Angkasa Pura I dan II, dan Airnav Indonesia, sekaligus Indonesian Aviation Association dan asosiasi maskapai-maskapai penerbangan Indonesia.

Perwakilan Pemerintah AS dari Federal Aviation Administration, US Trade and Development Agency, dan Transportation Security Administration turut hadir dalam diskusi-diskusi AWG.


(ABD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

17 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA