Perjalanan Budaya di Ujung Timur Jawa

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 10 Jun 2015 16:57 WIB
galeriindonesiakaya
Perjalanan Budaya di Ujung Timur Jawa

Metrotvnews.com, Banyuwangi: Pernahkah mendengar keunikan budaya Osing? Ingin mencicipi kuliner di kaki Gunung Ijen? Menikmati musik kuntulan dan menyaksikan indahnya matahari terbit di Pantai Pulau Merah? 
Semua hanya ada di Banyuwangi. Sebuah kota kecil di ujung timur Jawa.

Perjalanan dimulai dari Desa Kemiren. Di sana kita disambut tarian Jejer Gandrung. Sejarah Osing menarik untuk disimak, selain umurnya yang sudah ratusan tahun juga ini berawal dari seorang begawan Padjajaran.

Seperti yang dijelaskan tokoh masyarakat setempat, Sucipto. Dia menjelaskan bahwa begawan tersebut mencari tempat yang cocok untuk tempat tinggal.

Hingga tiba di sebuah tempat yang banyak tumbuh pohon kemiri, durian dan aren. Kemudian setelah dibabad, diberikan nama Kemiren yang terinspirasi dari pohon-pohon kemiri.

"Semakin hari desa semakin makmur, petani maju, buah-buahan juga. Tapi setelah itu muncul wabah penyakit. Mbah buyut kami menyarakan untuk menghilangkan penyakit itu harus ada barong," jelasnya panjang lebar.

Kuliner khas Desa Kemiren adalah pecel pete atau pecel ayam. Terdiri dari daging ayam dan kelapa, dipadukan minuman yang diminum dari kendi. 

Menu andalan lainnya adalah ikan wader, tongseng oling dan belut kuah pedas. Tidak kalah enaknya, uya asem sriwi lengkap dengan sambal sriwi juga siap menggoyang lidah. 

Sajian ini hampir mirip garang asem khas kota Kudus, namun isinya agak berbeda. Agar terasa segar, es temulawak siap menghilangkan dahaga kita di siang yang terik.

Setelah perut terasa kenyang, kita lanjutkan perjalanan yang tidak kalah serunya, tujuannya ke desa seni Klatakan. Di desa ini kita bisa menikmati alunan musik khas Kuntulan.

"Asal mulanya hadrah rebana, berubah menjadi kuntulan kemudian ditambah alat musik lain, berubah lagi menjadi undaran. Kuntulan berasal dari bahasa Arab, kuntu artinya saya dan lail artinya malam. Jadi para santri di luar jam pengajian menyempatkan diri berlatih musik kuntulan ini," papar Sahuni.

Tidak terasa matahari semakin beranjak ke barat, sayang jika melewatkan sunset di pantai Pulau Merah. Tidak begitu lama dari pusat kota Banyuwangi, hanya 2 jam saja kita bisa tiba di pantai yang dikenal karena terdapat sebuah bukit hijau kecil bertanah merah di dekat bibir pantai itu.

Menarik bukan? Mau tahu kelanjutannya? Simak perjalanan Yovie Widianto dan Renitasari Adrian dalam IDEnesia di Metro TV pada Kamis (11/6/2015) pukul 22.30 WIB. Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya.  
 


(LHE)

80 Saksi untuk Novanto Telah Diperiksa KPK

80 Saksi untuk Novanto Telah Diperiksa KPK

25 minutes Ago

KPK juga telah melakukan penggeledahan, penyitaan dan penelusuran aliran dana yang diduga berka…

BERITA LAINNYA