Ibu Kandung: Angeline, Ibu Datang

Saifullah    •    Rabu, 10 Jun 2015 17:02 WIB
penemuan jenazah angeline
Ibu Kandung: Angeline, Ibu Datang
Warga berusaha menenangkan Amidah yang histeris karena kematian Angeline, Metrotv/ Saifullah

Metrotvnews.com, Denpasar: Tangis histeris pecah di ruang jenazah RSUP Sanglah, Denpasar, Bali. Amidah tak mampu menahan kesedihan saat melihat anak kandungnya, Angeline, 8, terbaring tak bernyawa di ruang jenazah.

Amidah datang bersama saudaranya ke RSUP Sanglah sekira pukul 16.30 WIB, Rabu 10 Juni. Begitu hendak memasuki ruang jenazah, petugas tak mengizinkan. Sebab, proses otopsi terhadap Angeline masih berlangsung.

Amidah kecewa. Ia berusaha masuk ke ruang jenazah. Sejumlah orang yang berada di sekitar ruang jenazah berusaha menenangkannya.


"Angeline, ibu datang," teriak Amidah sambil menggedor pintu ruang jenazah.

Ia tak mampu menahan kesedihan. Ia lalu jatuh tepat di depan pintu ruang jenazah.

Perempuan asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu tak rela dengan kematian yang menimpa putrinya tersebut. Sejak masih bayi berusia tiga hari, Amidah merelakan Margaret dan suaminya mengangkat Angeline sebagai anak mereka.

Saat itu, Amidah senang lantaran Angeline diasuh oleh keluarga yang serba berkecukupan secara materi. Masa depan Angeline pun bisa lebih baik.

Tapi, 16 Mei 2015, menjadi kabar buruk bagi Amidah. Angeline dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar.

Lalu, tadi siang, Amidah mendapat kabar Angeline ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Polisi menemukan Angeline terkubur dalam sebuah lubang di belakang rumah Margaret. Mirisnya, lubang itu berada di bawah kandang ayam.

Amidah tak terima dengan kenyataan itu. Ia meminta polisi menghukum berat pelaku yang telah menghabisi nyawa buah hatinya tersebut.


(RRN)