Persis Dukung Wapres Larang Putar Kaset di Masjid

Roni Kurniawan    •    Rabu, 10 Jun 2015 19:45 WIB
masjid
Persis Dukung Wapres Larang Putar Kaset di Masjid
Sejumlah Moji melintas di depan Masjid Agung Keraton Buton, Baubau, Sulawesi Tenggara, Jumat (5/6). Foto: Antara/Ekho Ardiyanto

Metrotvnews.com, Bandung: Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurahman, setuju dengan pernyataan yang dilontarkan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait pelarangan memutar kaset membaca Alquran di dalam Masjid.

Maman mengatakan saat ini sering terdengar suara mengaji di berbagai masjid menjelang adzan subuh. Bahkan, fenomena tersebut sudah menjadi hal lumrah di berbagai masjid dan sudah menyimpang dari peradaban hidup bermasyarakat.

"Bukan salahnya kaset, bukan salahnya orang tidur nyenyak. Kan orang tidur nyenyak itu dalam Islam dibangunkanlah untuk salat tahajud pada malam hari itu," jelasnya, ditemui Metrotvnews.com, di Bandung, Rabu (10/6/2015).

Namun, yang membuatnya terganggu, adalah suara yang membangunkan orang salat itu berasal dari kaset. "Dan ternyata bukan dia (marbot) yang ngaji, tapi memutar kaset. Dia entah kemana," ujar Maman.

Maman mengatakan suara lewat pengeras suara itu dapat menganggu orang-orang, terutama yang nonmuslim. Karena, lanjut Maman, waktu pemutaran kaset ngaji dapat mengganggu orang yang sedang tidur karena suaranya keras.

Maman lebih berharap orang secara langsung yang mengaji di masjid, baik menjelang adzan maupun setelah adzan. "Supaya jelas pahalanya," ujarnya.


(UWA)