Saan Mustopa: Dana Aspirasi Untuk Perkuat Fungsi DPR

Surya Perkasa    •    Rabu, 10 Jun 2015 21:57 WIB
dpr
Saan Mustopa: Dana Aspirasi Untuk Perkuat Fungsi DPR
Saan Mustopa--ANTARA/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Demokrat sangat mendukung dana aspirasi yang akan dianggarkan hingga Rp20 miliar tiap anggota dewan tiap tahunnya. Dana ini diharapkan mampu memperkuat fungsi dewan sebagai penyalur aspirasi masyarakat ke pemerintah.

"Kita lagi mengkaji dana ini. Anggaran ini adalah program untuk daerah pemilihan, turunan UU MD3 yang setiap anggota DPR nanti bisa usulkan program kepada pemerintah, dan langsing dapat ditindaklanjuti," kata politikus Demokrat Saan Mustopa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Anggaran ini tidak akan berbenturan dengan dana desa, dana pembangunan infrastruktur, atau program pemerintah yang lain. Dana aspirasi ini digunakan untuk program usulan dari dewan sesuai dengan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

"Jadi, bukan dalam dana cash tapi program-program di kementerian terkait.  Infrastruktur, ciptakarya, pendidikan, dan lain-lain," kata Anggota Komisi II DPR ini.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR ini juga menambahkan, dana aspirasi ini akan semakin mempertegas fungsi representasi dewan. Selama ini, kata dia, DPR tidak bisa melanjutkan tuntutan masyarakat di dapilnya karena tidak memiliki kuasa anggaran.

Dana aspirasi pun nantinya bisa digunakan untuk mendukung pembangunan Pemerintah Daerah tingkat I (provinsi) dan Pemerintah Daerah tingkat II (kabupaten/kota). Pemerintah pusat kemudian mengeluarkan dana untuk dicairkan ke Kementerian yang membidangi program usulan dewan.

"Dari Pemerintah Pusat bisa dimasukkan ke Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).  Jadi anggota DPR hanya tentukan lokasi, jenis programnya, sampai besaran anggarannya," kata dia.

Eksekusi program dilakukan langsung oleh penerintah.  Pemerintah dan dewan akan membahas besaran anggaran yang disanggupi untuk tiap Anggota. Setelah dianggarkan di APBN 2016, baru anggota DPR mengajukan.


(AZF)