Pandji Pragiwaksono: Didik Orang Tua Sebelum Miliki Anak!

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 10 Jun 2015 22:12 WIB
penemuan jenazah angeline
Pandji Pragiwaksono: Didik Orang Tua Sebelum Miliki Anak!
Foto: Rumah Margaret, ibu angkat Angeline, sudah dipasangi garis polisi. ANT/ Fikri Yusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus kematian Angeline (8) di Denpasar Bali karena kekerasan yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya kini menjadi sorotan nasional. 

Berbagai kalangan masyarakat pun turut mengutuk perbuatan keji tersebut. Begitupun dengan Pandji Pragiwaksono, yang meminta agar para orang tua terlebih dulu dididik sebelum memiliki anak.

"Setelah mempelajari kasus Angeline, gue bingung kenapa waktu itu pada nyinyir Kemendikbud mewacanakan Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan," cuit Pandji melalui akun Twitternya, Rabu (10/6/2015).

Di laman media sosialnya, Pandji juga meretweet komentar dari para followers-nya yang mendukung untuk merealisasikan wacana Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan.

"Pendidikan Keorangtuaan itu termasuk soal peduli pada anak tetangga, apalagi bila menyaksikan kekerasan," papar salah satu followers Pandji yang di retweet-nya.

Kejadian ini berawal pada 16 Mei 2015, saat Margaret (Ibu Tiri Angeline) melapor ke polisi dan mengatakan Angeline hilang saat tengah bermain di depan rumah mereka. 

Peristiwa itu pun menarik perhatian banyak kalangan. Tak hanya polisi, ratusan relawan pun turut mencari Angeline. Mereka menyebar foto Angeline di sudut-sudut kota.

Siang ini, Rabu, 10 Juni, sekira pukul 12.30 WITA, Angeline ditemukan tak bernyawa di halaman belakang rumahnya. Jenazah Angeline ditemukan dikubur di belakang kandang ayam. 

Berdasarkan hasil autopsi, Angeline tewas akibat benturan benda tumpul pada kepala dan leher. Memar terparah terjadi pada kepala bagian kanan. Selain itu, bekas jeratan tali ditemukan pada lehernya.


(AWP)