Cara Sigap Kementan Hadapi Musim Kemarau

Husen Miftahudin    •    Kamis, 11 Jun 2015 08:52 WIB
kementan ads
Cara Sigap Kementan Hadapi Musim Kemarau
Mentan Amran Sulaiman saat mengunjungi desa di Demak. FOTO: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Demak: Beberapa cara dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengantisipasi datangnya musim kemarau yang dapat menyebabkan gagalnya panen. Antisipasi tersebut seperti membentuk Tim Pengendali Kekeringan, membagikan 30 ribu pompa air hingga Operasi Khusus (Opsus) pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai cara untuk menghindari gagalnya panen raya. Sebab jika tak diantisipasi, bukan tidak mungkin produksi pangan dalam negeri tak mampu penuhi kebutuhan.

Opsus, jelas dia, akan ditempatkan satu perwakilan yang berasal dari Dinas Pertanian setempat untuk memantau segala macam permasalahan pangan yang dihadapi petani dalam satu lingkup kabupaten/kota. Fungsinya, dari soal produksi hingga harga pangan itu sendiri.

"Sekarang untuk Opsus ini kami tempatkan satu kabupaten satu orang. Fungsinya memantau hama, kekeringan, tanaman, produksi, curah hujan termasuk harga," ujar Amran ditemui usai kunjungan ke Desa Klitih, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak, Rabu, 10 Juni 2015.

Menurut dia, dengan Opsus tersebut komunikasi produksi dan permasalahan pangan yang ada di kabupaten/kota tersebut dapat terjalin dengan baik. Sehingga pemerintah dapat segera langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan terhadap petani.

"Ini agar komunikasinya lancar. Jadi kami sudah siap dengan mengantisipasi kekeringan," pungkas Amran.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, musim kemarau Indonesia pada tahun ini terjadi mulai April dan puncak pada September. Hal ini perlu diantisipasi agar produksi pangan menjelang puasa dan lebaran yang jatuh pada Juni-Juli ini tercukupi.


(AHL)