Tinjau 2 Pasar Surakarta, Mentan Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Husen Miftahudin    •    Kamis, 11 Jun 2015 10:46 WIB
kementan ads
Tinjau 2 Pasar Surakarta, Mentan Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
Mentan tinjau Pasar Gede, Solo (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Surakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman pagi ini meninjau dua pasar yang ada di Surakarta, yakni Pasar Legi dan Pasar Gede Hardjonagoro. Tinjauan tersebut merupakan langkah yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengantisipasi kenaikan harga yang selalu terjadi menjelang bulan puasa.

Dari tinjauan tersebut, harga bawang merah dan cabai masih relatif stabil, bahkan turun dibandingkan akhir Mei lalu. Tercatat, harga cabai rawit merah kini hanya Rp15 ribu per kilogram (kg) atau turun sebesar Rp2 ribu dibandingkan akhir Mei lalu yang mencapai Rp17 ribu per kg.

"Jadi, kalau mau lihat produksi dan harga cabai dan bawang, itu cek di hilirnya, yakni pasar. Kami selalu cek di pasar dan petani untuk memastikan produksi tercukupi. Kami sudah cek di Jakarta, Solo dan Cirebon, semuanya stabil," ujar Amran, usai mengunjungi Pasar Legi dan Pasar Gede Hardjonagoro, di Surakarta, Kamis (11/6/2015).

Lebih lanjut ia menyatakan akan terus mengecek pasokan dan harga bahan-bahan pangan hingga dua minggu puasa. Menurut dia, pengecekan yang dilakukan hingga pertengahan bulan puasa tersebut untuk mengantisipasi kenaikan harga yang menjulang saat puasa dan jelang Lebaran.

"Puasa tetap keliling, puasa awal saya tidak akan buka (puasa) di rumah. Hingga dua minggu (puasa) saya keliling. Lebih enak puasa saya keliling pastikan pasokan," ungkap Amran.

Ia mengakui, kenaikan harga bahan-bahan pangan saat puasa dan menjelang Lebaran merupakan ulah para spekulan serta pengepul. Hal ini harus dicek secara rutin agar para pengepul dan spekulan tidak menaikkan harga terlalu tinggi.

Jika tak wajar, sambung dia, maka pihaknya akan tegas untuk memotong rantai pasok. Hal ini agar harga pangan dari hulu hingga hilir tidak terjadi perbedaan yang signifikan.

"Memang selalu kami cek seperti bawang, beras, cabai memang kami cek dari petani terus ke pengepul dan ke penggilingan, ke pengusaha kecil dan ke kota. Kalau mau menyelesaikan ini, rantai pasoknya kita perpendek," pungkas Amran.


(ABD)