Kemenlu Proses Pemulangan WNI yang Tewas di Hong Kong

Fajar Nugraha    •    Kamis, 11 Jun 2015 13:59 WIB
wiji astutik supardi
Kemenlu Proses Pemulangan WNI yang Tewas di Hong Kong
Juru Bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Hong Kong hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait Warga negara Indonesia (WNI) yang ditemukan tewas. Kementerian luar negeri masih melakukan proses pemulangan.

"Pemulangan almarhumah Wiji Astutik Supardi masih dalam proses karena kan saat ini memang masih perlu forensik identifikasi. Perkembangannya kami akan koordinasi dengan KJRI di Hong Kong," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, di Ruang Palapa, Kemenlu RI, Kamis (11/6/2015).

Terkait status korban yang disebut-sebut sebagai pemohon suaka, Arrmanatha menjelaskan bahwa korban mengajukan permanen residence di Hong Kong.

"Perlu kami sampaikan bahwa di mana seorang warga negara lain menjadi residence di Hong Kong. Itu menjadi kewenangan Pemerintah Hong Kong," jelasnya.

"Tetapi prosesnya itu kan cukup lama, selama proses itu berjalan yang menyerahkan aplikasi boleh tinggal dan kerja di Hong Kong," ungkapnya.

Aturan ini yang banyak dimanfaatkan oleh warga negara asing yang berada di Hong Kong. Apabila aplikasinya di tolak, warga asing ini bisa bekerja selama dua hingga tiga tahun dan menghasilkan uang sebelum akhirnya kembali ke negara asalnya.

"Ini yang dilakukan oleh almarhumah Astutik, untuk mengajukan aplikasi permanen residence bukan pencari suaka," imbuhnya.

Sementara juga WNI yang mengajukan permanen residence di Hong Kong diketahui mencapai 1.200. Namun jumlah ini masih belum terkonfirmasi.

 


(FJR)

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

40 minutes Ago

Tridianto mengatakan, sejak kasus Hambalang menguak, Nazaruddin dianggap kerap memfitnah Anas.&…

BERITA LAINNYA