Curhatan Menteri ESDM Sebelum Raker Selesai

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 11 Jun 2015 16:00 WIB
kementerian esdm
<i>Curhatan</i> Menteri ESDM Sebelum Raker Selesai
Menteri ESDM Sudirman Said (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sempat meminta waktu untuk mencurahkan hati (curhat) sebelum rapat kerja (raker) Kementerian ESDM dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diakhiri.

"Saya ingin curhat sedikit pak. Saya sayang betul dengan forum ini. Saya hormat dan sangat ingin menjaga martabat forum ini. Dan, biasanya saya agak sensitif dengan ungkapan yang agak merendahkan orang. Mohon maaf," ungkap Sudirman, kepada sejumlah Anggota Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Pada kesempatan tersebut, Sudirman berharap agar ke depannya seluruh anggota dewan dan pemerintah sama-sama saling menghormati dan menghargai ketika melakukan rapat bersama, bukan justru merendahkan orang.

"Jadi, saya harap ke depan kita bisa jaga bersama untuk saling menghormati dan saling respect bahwa tiap-tiap institusi punya peran. Punya rule. Dan, mudah-mudahan apa yang kita ekspresikan adalah bagian kita dalam menjalankan tugas," ucap dia.

Pria berkumis ini juga mengimbau kepada seluruh hadirin yang hadir untuk bersama-sama menjaga martabat demi kebaikan bangsa. "Jadi, saya minta maaf. Mari kita jaga martabat dan harga diri forum ini, karena ini demi kebaikan bangsa seluruhnya," tutup dia.

Sekadar diketahui, curhat yang dilakukan Sudirman Said ini dilakukan karena sebelumnya Sudirman sempat marah ketika Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Arry Purnomo mengatakan sistem rusak saat salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yaitu PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tidak mampu memaparkan produksi minyak sampai Mei 2015 dan perkiraan produksi 2016. 


(ABD)

Novanto Sudah Bisa Dikunjungi

Novanto Sudah Bisa Dikunjungi

10 minutes Ago

Lembaga antirasywah telah mengizinkan tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik itu mene…

BERITA LAINNYA