Jadi Kepala BIN, Sutiyoso Diminta Tinggalkan Jabatan di Partai

Anggitondi Martaon    •    Kamis, 11 Jun 2015 17:27 WIB
bin
Jadi Kepala BIN, Sutiyoso Diminta Tinggalkan Jabatan di Partai
Wakil Ketua Komisi I DPR Asril Hamzah Tanjung (baju biru). (Foto:Antara/Ismar Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Letjen Purnawirawan TNI Sutiyoso diminta meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) jika resmi diangkat menjadi kepala Badan Intelijen Indonesia.
 
Wakil Ketua Komisi I DPR Asril Hamzah Tanjung khawatir mantan Gubernur DKI itu tidak bersikap netral jika telah ditetapkan sebagai Kepala BIN kalau tidak melepaskan jabatanya sebagai pimpinan partai.
 
"Kalau dia sudah melepaskan jabatan di partai, saya anggap sudah clear ya," kata Asril di ruang sidang Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2015).
 
Politikus Gerindra itu juga menanggapi kasus pelanggaran HAM yang dituduhkan kepada Sutiyoso saat menjabat Pangdam Jaya. Sutiyoso dituding menjadi dalang di balik penyerangan Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 27 Juli 1996. "Kita butuh bukti, saksi nyata. Kalau cuma isu tidak bisa kita jadikan acuan," ungkapnya.
 
Sutiyoso menjadi calon tunggal yang direkomendasikan Presiden Joko Widodo menjadi calon Kepala BIN periode selanjutnya.


(FZN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

14 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA