Perubahan Status Kerja Freeport Alami Kemajuan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 11 Jun 2015 17:37 WIB
freeport
Perubahan Status Kerja Freeport Alami Kemajuan
Ilustrasi tambang Freeport. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Perubahan status hubungan kerja PT Freeport Indonesia dari kontrak karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dinilai sebagai sebuah kemajuan yang dilakukan pemerintah.

Pengamat energi Kurtubi menilai perubahan status hubungan kerja tersebut adalah langkah medium pemerintah sebelum perusahaan nasional menuju langkah final untuk melakukan kontrak langsung dengan perusahaan asing.

"Saya berpendapat langkah ini sebagai langkah medium. Langkah finalnya, pengelolaan harus perusahaan negara yang berkontrak," kata Kurtubi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Kurtubi mencontohkan, jika saham PT Aneka Tambang (Antam) 100 persen dimiliki negara dan melakukan kontrak dengan Freeport, maka tidak akan membuat rumit hubungan kerja kedua belah pihak.

"Katakanlah aneka tambang, tapi Antam harus 100 persen milik negara," ujar dia.

Dia menjelaskan, bila kontrak itu jelas bisnis to bisnis (b to b), perusahaan dengan perusahaan akan lebih mudah dalam melakukan beberapa proses hubungan kerja tidak seperti saat ini Freeport dengan pemerintah (b to g).

Lebih lanjut, Kurtubi menambahkan, bila hal itu terjadi akan membuat beberapa proses hubungan kerja seperti renegosiasi kontrak lebih efisien tanpa perlu koordinasi dengan SKK Migas.

"Menutup peluang inefisiensi, karena kalau dialihkan ke SKK Migas dulu ada pemikiran untuk dilanjutkan, ganti kontraktor. Kalau perusahaan negara kan langsung," pungkas dia.


(AHL)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

1 hour Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA