Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Negara Berkembang

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 11 Jun 2015 18:47 WIB
bank dunia
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Negara Berkembang
Bank Dunia -- FOTO: Cairo Post

Metrotvnews.com, Washington: Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan di negara berkembang untuk tahun ini. Negara-negara berkembang kini diproyeksikan tumbuh 4,4 persen pada tahun ini atau turun dari sebelumnya di 4,8 persen.

Sementara itu, negara-negara berkembang ini mempunyai kemungkinan pertumbuhan yang naik 5,2 persen pada 2016, dan 5,4 persen pada 2017.

"Negara-negara berkembang yang merupakan mesin pertumbuhan global menyusul krisis keuangan. Tapi sekarang mereka menghadapi lingkungan ekonomi yang lebih sulit," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, dalam siaran persnya, Kamis (11/6/2015).

Menurut laporan Global Economic Prospects (GEP) terbaru dari Kelompok Bank Dunia yang dipublikasikan dua kali setahun, negara berkembang sedang menghadapi kondisi ekonomi yang lebih sulit.

Ekonom Senior Bank Dunia Franziska Ohnsorge, menjelaskan jatuhnya harga minyak dunia sejak tahun lalu telah menggerogoti pertumbuhan di negara-negara pengekspor. Namun sejauh ini belum memberikan dorongan yang diharapkan kepada importir minyak.

Beberapa penurunan peringkat terbesar adalah untuk negara-negara pengekspor minyak, termasuk Nigeria, Angola, dan Brasil, dengan ekonomi terbesar di Amerika Selatan diperkirakan mengalami kontraksi 1,3 persen tahun ini.

Bank Dunia memperingatkan bahwa negara-negara berkembang juga harus mempersiapkan diri untuk kenaikan suku bunga AS dari rekor rendah mereka di 0-0,25 persen, sebuah langkah lama yang telah diprediksikan analis.

"Kami akan melakukan segala upaya untuk membantu agar negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah lebih tangguh, sehingga mereka dapat melalui masa transisi ini," tambah Jim Yong Kim.

Bank Dunia percaya bahwa negara-negara yang berinvestasi di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat, memperbaiki iklim usaha, dan menciptakan lapangan kerja melalui perbaikan infrastruktur akan semakin kuat di masa mendatang.

"Investasi semacam ini akan membantu ratusan juta orang mengangkat diri keluar dari kemiskinan," pungkasnya.


(AHL)

Lokasi Sidang Praperadilan Novanto Dijaga Ketat

Lokasi Sidang Praperadilan Novanto Dijaga Ketat

34 minutes Ago

Tak sembarang orang bisa masuk ke lokasi sidang praperadilan Ketua  DPR Setya Novanto itu.…

BERITA LAINNYA