Kapolda Bali: Ibu Angkat Angeline Minta Tak Dicurigai Macam-Macam

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 11 Jun 2015 22:09 WIB
penemuan jenazah angeline
Kapolda Bali: Ibu Angkat Angeline Minta Tak Dicurigai Macam-Macam
Warga mengikuti aksi Gerakan 1.000 Lilin untuk Anak Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (10/6). Aksi itu dilakukan untuk mengenang Angeline seorang anak berusia delapan tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di Bali serta

Metrotvnews.com, Denpasar: Ibu angkat Angeline, Margareith kembali diperiksa sebagai saksi di Mapolresta Denpasar, Bali. Margareth pernah meminta dirinya tak dicurigai macam-macam.

"Margareith meminta dia harus diperlakukan sebagai pelapor yang sedang kehilangan anak," kata Kapolda Bali Ronny F Sompie di Mapolresta Denpasar, Bali, Kamis (11/6/2015).

Penyidik menghormati permintaan Margareith itu. Namun, sikap yang ditunjukkan Margareith justru membuat polisi curiga.

Kecurigaan polisi muncul karena sikap Margareith yang menolak dua orang menteri yang hendak menyambangi kediamannya.

"Dari sanalah kuat dugaan kami untuk melakukan pemeriksaan lebih detail termasuk halaman rumahnya. Akhirnya, Angeline berhasil ditemukan dikubur di belakang rumahnya dekat kandang ayam," jelas Ronny.

Ronny menjelaskan, ada keterbatasan saat menggunakan anjing pelacak untuk memeriksa kediaman Margareith. Setelah melakukan pendekatan berbagai lembaga sosial, akhirnya pemeriksaan di seluruh areal rumah dapat dilakukan. 



(DRI)