Psikolog: Kelengahan Keluarga, Ciptakan Kondisi 'Ideal' Anak Alami Kekerasan

Ilham wibowo    •    Jumat, 12 Jun 2015 04:47 WIB
penemuan jenazah angeline
Psikolog: Kelengahan Keluarga, Ciptakan Kondisi 'Ideal' Anak Alami Kekerasan

Metrotvnews.com, Jakarta: Psikolog forensik Reza Indragiri mengatakan setiap kali berhadapan dengan kasus kekerasan terhadap anak, pelakunya adalah orang dekat atau orang yang dikenal korban.

"Berbagai macam hasil riset psikologi forensik memang konsisten. Saban kali kita berhadapan dengan kasus kekerasan terhadap anak, seksualkah itu, fisik dan psikis, ternyata mayoritas adalah orang dekat, orang yang kenal terhadap korbannya," tutur Reza dalam acara Primetime News Metro Tv, Kamis (11/6/2015) malam.

Reza menuturkan kelengahan keluarga justru menciptakan kondisi 'ideal' bagi anak anak untuk mengalami viktimisasi. "Mindset kita bahwa orang dekat pantas dipercaya, orang dekat adalah orang yang berhati mulia. Kelengahan macam ini berulang terjadi," tuturnya

Menanggulangi kekerasan terhadap anak perlu konsisten dengan undang-undang perlindungan anak agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Reza mengatakan siapapun yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak harus diseret kehadapan hukum.

"Bahkan ada penegasan kalau pelakukanya ternyata adalah orang dekat, harus diberikan sangsi pemberatan," tututnya.

Lebih lanjut Reza menjelaskan sebagian masyarakat belum tentu konsisten dengan hal itu. Ada yang beranggapan, benarkah melapor ke polisi dan berlanjut ke persidangan merupakan solusi yang jitu.

"Ketika terjadi kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh orang dekat, itu bisa mengandung unsur aib. Jangan-jangan justru membuat keluarga besar porak porand," jelasnya.

Kasus tertentu bisa diselesaikan dengan pendekatan alternatif. Reza menuturkan dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal, masalah ini bisa dibendung.

"Tidak hanya keluarga ini yang selesai masalahnya tapi keresahan suku dan masyarakat kembali damai senantiasa," tuturnya.



(DRI)