Ganjil Genap Belum Bisa Berlaku Juni?

- 04 Maret 2013 18:39 wib
MI/Panca Syurkani/fz
MI/Panca Syurkani/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengisyaratkan sistem ganjil genap sebagai solusi kemacetan belum bisa berlaku Juni nanti. Sejumlah perhitungan masih dilakukan oleh jajarannya.

"Perkiraan saya mungkin Juni. Dengan kendala-kendala itu yang dihitung, tetapi saya nggak ngerti bisa dipercepat atau tidak. Tapi mungkin lambat. Karena memang hitungan ganjil genap itu tidak hanya hitung-hitungan orang pindah ke sini ke sini, ada hitungan ekonomi, dampak sosial politik, ini kan 2013," ujarnya di Balaikota Jakarta, Senin (4/3).

Menurut dia, sejumlah perhitungan dilakukan dalam pengkajian sistem pembatasan nomor kendaraan untuk mengurangi kemacetan itu. Perhitungan tersebut antara lain apakah kebijakan ini mengganggu distribusi logistik atau tidak. Jajarannya juga menyelaraskannya dengan pergerakan ekonomi sebab jangan sampai dapat menggangu perekonomian.

"Kalau mengganggu berapa persen terganggu, berapa miliar keganggu. Itu harus semua terinci. Makanya belum saya putuskan, saya minta itu. Kalkulasi juga kebutuhan bus dan orang yang beralih ke bus. Jangan jeglak-jeglek, nanti keliru repot," tukas Jokowi. (Rita Ayuningtyas/Agt)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…