Adopsi Angeline Diduga Ilegal

Syarief Oebaidillah    •    Jumat, 12 Jun 2015 09:12 WIB
penemuan jenazah angeline
Adopsi Angeline Diduga Ilegal
Warga mengikuti aksi Gerakan 1.000 Lilin untuk Anak Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (10/6). ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komnas Perlindungan Anak menduga pengangkatan Angeline sebagai anak adopsi ilegal. Sebab, pengangkatannya belum ada penetapan dari pengadilan dan belum ada rekomendasi dinas sosial Denpasar.
 
Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait mengatakan, jika pengangkatan Angeline ilegal maka pelaku bisa dikenakan pidana karena menghilangkan identitas seseorang tanpa penetapan pengadilan. Selain itu hak pengangkatan terhadap orangtua angkat bisa dicabut.

"Jadi satu keluarga ini bisa kena pasal berlapis. Tidak hanya dugaan kekerasan dan pembunuhan juga soal pengadopsian ilegal," kata Arist, kepada Media Indonesia, Kamis (11/6/2015).
 
Dalam penilaian Arist, dalam kasus Angeline terdapat persengkongkolan kejahatan yang dilakukan orang terdekat. Sebab, jenazah Angeline ditemukan dihalaman belakang rumah, bukan diluar rumah. Sehingga memunculkan opini adanya persengkongkolan jahat untuk menganiaya dan membunuh Angeline.

"Harusnya tidak hanya Agustinus yang diperiksa namun ibu angkat, kakak angkat dan semua yang ada di rumah itu harus diperiksa," ujarnya.
 
Arist menduga persekongkolan terkait status Angeline yang mendapat hak waris atas harta-harta yang ditinggalkan ayah angkatnya. Namun sampai saat ini penyelidikan kepolisian masih tertuju pada Agustinus sebagai tersangka.
 
Ia sudah memohon kepada polisi agara pengembangan penyelidikan kepolisian juga merambah ke semua orang rumah Angeline. Dia optimis persekongkolan kejahatan ini akan dikembangkan kepolisian meski proses pengumpulan bukti-bukti berjalan lambat.
 
Seperti diketahui, kasus Angeline mulai menjadi perhatian warga setelah dilaporkan hilang sejak 16 Mei lalu. Kabar hilangnya Angeline menggerakkan banyak pihak untuk mencarinya, bahkan mengundang kepedulian turis dari luar negeri yang sedang ada di Bali.
 
Bocah kecil yang dilaporkan hilang dari teras rumahnya ini ditemukan tiga minggu kemudian. Angeline tak diculik. Dia ditemukan tak bernyawa, terkubur di halaman rumahnya sembari memeluk sebuah boneka.


(FZN)