Tiga Parpol Harus Ubah Susunan Kepengurusan

- 05 Maret 2013 00:10 wib
ANTARA/Dhoni Setiawan/fz
ANTARA/Dhoni Setiawan/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga parpol peserta Pemilu 2014 diminta segera mengganti susunan kepengurusannya di Kementerian Hukum dan HAM.

Hal ini untuk menghindari persoalan administratif yang bakal muncul dalam penyerahan daftar calon legislatif sementara (DCS)  parpol tersebut.

"Tiga parpol yakni Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat kita minta segera mengganti susunan nama yang tertera dalam kepengurusan parpol. Supaya DCS mereka tidak dipermasalahkan," kata Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Jakarta, Senin (4/3).

Sigit menyebutkan, pejabat parpol yang berwenang menandatangani DCS untuk kemudian diserahkan ke KPU yaitu Ketua Umum dan Sekjen  sesuai dengan informasi yang terdata di Kemenkumham.  Sedangkan  ketiga parpol sudah mengalami perubahan posisi ketua umum maupun sekjen.

Mengenai wacana penunjukkan Pelaksana Tugas Ketum DPP Partai Demokrat sudah bergulir seusai pengunduran diri Anas Urbaningrum, Ketua KPU Husni Kamil Malik menjelaskan, KPU tidak akan masuk ke persoalan internal partai.

"Nanti dilihat isinya surat dari Kemenkumham itu, penyebutan (plt) itu kan otoritas dari sana. Tapi kapasitasnya itu harus ketum," ujar Husni.

Sebagaimana diketahui seluruh dokumen DCS yang mulai disetor parpol kepada KPU mulai 9 April 2013 itu harus ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal partai. (Emir Chairullah/Agt)

()

PERISTIWA
HUKUM
METRO
INTERNASIONAL
DAERAH

Siapa Mau Jadi Menteri (7)

20 Agustus 2014 22:39 wib

Mata Najwa, Rabu (120/08/2014): Mata Najwa episode kali ini membahas tema 'Siapa Mau Jadi Menteri'. Hadir di Mata Najwa kali ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri BUMN Dahlan Iskan.