Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Sakyadhita

Dwi Ayu Rochani    •    Jumat, 12 Jun 2015 10:35 WIB
kultur
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Sakyadhita
Foto: Bhiskuni Karma Lekshe Tsomo / Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah bagi penyelenggaraan konferensi Wanita Buddhis Internasional "Sakyadhita" yang ke-14.

Bertepat di Candi Borobudur Yogyakarta, konferensi ini akan berlangsung pada 23 Juni sampai 30 Juni 2015 yang menghadirkan sekitar 2.000 wanita Buddhis dari 45 negara diseluruh dunia.

"Borobudur merupakan salah satu candi terbesar di dunia. Nama Borobudur sudah terkenal, sehingga dihormati banyak orang. Sedangkan Indonesia merupakan negara Islam, dan keanekaraman agama ini yang kami anggap menarik untuk kita soroti," ucap Bhiskuni Karma Lekshe Tsomo selaku pendiri Sakyadhita saat diwawancarai Metrotvnews.com beberapa waktu lalu.

Kali ini konferensi wanita Buddhis Internasional Sakyadita mengangkat tema " Welas Asih & Keadilan Sosial. Konferensi akan membahas seputar agama Budha dan dunia Buddhhis, dari sisi kasih sayang dan keadilan sosial. Nantinya 2.000 wanita Buddhis tersebut diberi kesempatan berdialog untuk mengeksplorasi keberanian dalam mengambil keputusan.

"Kami ingin fokus ke tema keadilan sosial di dunia karena begitu banyak ketimpangan. Ketidaksetaraan pada wanita dan anak-anak sangat besar, dan kami akan membantu dalam mengatasi beberapa ketidakadilan ini," ungkap Karma Lekshe Tsomo

Dengan dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat konferensi, Karma Lekshe Tsomo berharap kegiatannya itu dapat bermanfaat tak hanya bagi perempuan Budhhis, tapi juga untuk semua umat antar agama.

"Kami berharap bahwa ada perhatian dari media, sehingga setidaknya ini akan bermanfaat bagi semuanya. Jadi kita semua bisa lebih memahami dari setiap gagasan forum antar agama, di mana orang bisa dapat saling belajar satu sama lain. Jadi saya berharap tidak hanya orang-orang dari konferensi, tapi orang-orang Indonsia di kehidupan sehari-hari mau pergi keluar untuk bisa menemui seseorang dari budaya dan tradisi agama yang berbeda," tutupnya.


(AWP)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA