Wilayah Tambora Rawan Tawuran dan Kebakaran

Intan fauzi    •    Jumat, 12 Jun 2015 10:38 WIB
tawuran
Wilayah Tambora Rawan Tawuran dan Kebakaran
Warga Tambora komitmen antitawuran. (Intan Fauzi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kecamatan Tambora dikenal sebagai wilayah padat penduduk, selain rawan tawuran juga rawan kebakaran.
 
"Tambora image masyarakat itu tawuran, lalu kebakaran, kemudian banjir," kata Camat Tambora, Mursidin, saat membuka Gerakan Masyarakat Anti Tawuran Kecamatan Tambora di depan Seasons City Mall, Jalan Prof. DR. Latumeten, Jakarta Barat, Jumat (12/6/2015).
 
Ia mengungkapkan, hampir 95 persen penyebab kebakaran disebabkan arus pendek listrik. Warga diimbau mematikan lampu dan peralatan eletronik jika meninggalkan rumah.

"Kebakaran 95 persen karena listrik. Enggak boleh listrik di sambung-sambung, pulang dari sini, langsung cek listrik ya di rumah," terang Mursidin.
 
Terkait tawuran, Mursidin meminta warga mengurangi aktifitas malam hari yang tidak perlu. Sebab, kumpul-kumpul yang tidak ada gunanya berpotensi menimbulkan kriminalitas. “Kalau tidak penting, tidak perlu kumpul-kumpul, nongkrong-nongkrong,” ujarnya.
 
Seperti diketahui, Kecamatan Tambora dikenal sebagai wilayah yang sering terlibat tawuran. Terakhir, dua warganya tewas karena terlibat tawuran di Jalan K.H. Moch Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, pada 31 Mei dini hari.
 
(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA