Bantu ISIS, Remaja AS Terancam Penjara 15 Tahun

Fajar Nugraha    •    Jumat, 12 Jun 2015 10:57 WIB
isis
Bantu ISIS, Remaja AS Terancam Penjara 15 Tahun
Bantu ISIS, remaja AS diancam penjara (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Seorang remaja Amerika Sertikat (AS) mengaku bersalah atas tuduhan membantu kelompok militan Islamic State (ISIS). Ali Shukri Amin mengaku menyediakan dukungan materi bagi ISIS.
 
Remaja berusia 17 tahun itu pada Kamis (11/6/2015) mengaku bersalah atas tuduhan berkonspirasi menyediakan dukungan materi bagi kelompok teroris asing. Jika dinyatakan bersalah, Amin dihadapkan pada ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengatakan, Amin juga mengaku membantu anak muda Amerika lainnya pergi ke Suriah awal tahun ini untuk bergabung dengan pejuang ISIS.
 
Asisten Jaksa AS untuk keamanan nasional, John Carlin mengatakan Amin menggunakan media sosial atas nama ISIS. Carlin mengatakan ekstremis ISIS dari  belahan dunia lain berusaha untuk merangkul anak-anak muda dalam upaya untuk meradikalisasi, merekrut dan menggugah mereka untuk melakukan kekerasan, dan ia menghimbau para orang tua dan pemimpin masyarakat untuk melawan dan mencegah ancaman-ancaman semacam itu.
 
Jaksa Amerika yang mengajukan perkara terhadap Amin, Dana Boente mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah federal akan mengambil tindakan terhadap mereka yang menggunakan media sosial sebagai alat untuk mendukung para teroris dengan kewaspadaan yang sama seperti yang dilakukan terhadap warga Amerika yang 'mengangkat senjata' dan berperang untuk kelompok-kelompok seperti ISIS.
 
"Amin mengaku menggunakan Twitter untuk memberi saran dan semangat bagi ISIS dan pendukungnya," isi dari dokumen persidangan Amin, seperti dikutip VOA Indonesia, Jumat (12/6/2015). 
 
Remaja itu yang berasal dari Manassas, Virginia, daerah pinggiran Washington menggunakan nama @Amreekiwitness.
 
Pejabat Amerika mengatakan Amin membagikan instruksi mengenai bagaimana menggunakan mata uang virtual Btcoin untuk menyembunyikan dana yang dikirim ke ISIS dan menyalurkan bantuan kepada para aktivis yang berusaha pergi ke Suriah. 
 
Jaksa mengatakan Amin mengaku membantu Reza Niknejad, usia 18 tahun, juga dari Virginia pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS pada Januari 2015. Niknejad menghadapi tuduhan kejahatan yang sama seperti Amin, juga dituduh berkonspirasi untuk membunuh dan mencederai orang di luar negeri.



(FJR)

KPK Belum Dapat Restu Polri Buat Periksa Ajudan Novanto

KPK Belum Dapat Restu Polri Buat Periksa Ajudan Novanto

8 minutes Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berkoordinasi dengan pihak Polri untuk memeriksa…

BERITA LAINNYA