Ini Cara Driver Go-Jek Hindari Ancaman Ojek Lokal

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 12 Jun 2015 13:30 WIB
gojek
Ini Cara <i>Driver</i> Go-Jek Hindari Ancaman Ojek Lokal
Ilustrasi--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Demi meminimalisasi ancaman yang datang, beberapa driver Go-Jek membawa perlengkapan khusus. Perlengkapan itu berupa jaket dan helm tanpa logo Go-Jek.

"Saya bawa jaket dan helm biasa yang saya pakai waktu mangkal dulu. Buat jaga-jaga, biar aman kalau habis ngantar pelanggan," kata salah seorang driver Go-Jek yang tak ingin disebutkan namanya kepada Metrotvnews.com di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).

Perlengkapan itu dibawa karena sebelumnya ia pernah mendapatkan pengalaman yang kurang mengenakan. Dia bilang, beberapa tukang ojek lokal merasa teganggu karena kehadiran Go-Jek. "Mereka bilang, saya mengambil tempat rezeki mereka. Padahal, saya janjiannya kan dari tempat yang jauh," ungkapnya.

Karena kejadian itu, ia lebih baik mencegah kejadian ketimbang menimbulkan masalah lebih besar. Meski ia tahu oleh perusahaan atribut Go-Jek keharusan dan bisa dikenai sanksi. "Daripada kena, mending kita yang menghindar kan. Ya dengan cara bawa jaket dan helm hitam itu," tegasnya

Meski demikian, dia mengaku sudah mendapat jaminan dari perusahaan Go-jek. Jaminan itu masih hanya berupa asuransi. "Kita ada dikasih asuransi sama kantor. Jadi kalau kenapa-kenapa ada yang bisa diharapin," imbuhnya.

Sebelumnya, driver Go-Jek bernama Faisal Basri, 45, mengaku sempat mendapat ancaman dari tukang ojek setempat.  Dia diancam saat menunggu pelanggan di daerah Karet, Jakarta Selatan.

Meski mendapat perlakuan tak enak, warga asal Tegal, Jawa Tengah, itu tak ambil pusing. Sebab, sebelum bergabung dengan Go-Jek dirinya pun pernah merasakan hal serupa.


(YDH)