Penetapan Batas Maritim RI-Malaysia, Utusan Khusus Dikirim

Fajar Nugraha    •    Jumat, 12 Jun 2015 13:58 WIB
indonesia-malaysia
Penetapan Batas Maritim RI-Malaysia, Utusan Khusus Dikirim
Presiden Joko Widodo saat melakukan pertemuan dengan PM Malaysia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menunjuk Eddy Pratomo sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Penetapan Batas Maritim antara Republik Indonesia dan Malaysia.
 
"Penunjukan Utusan Khusus Presiden tersebut merupakan perwujudan tekad dan upaya sungguh-sungguh Indonesia untuk mempercepat penyelesaian penetapan batas maritim antara Indonesia dan Malaysia," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (12/6/2015).
 
Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada Kunjungan Kenegaraan Presiden ke Malaysia, pada 5-7 Februari 2015. Kemudian disertai pula dengan pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Malaysia di Kota Kinabalu, pada 25-28 Januari 2015, dalam upaya mempercepat penyelesaian penetapan batas maritim antara Indonesia dan Malaysia.
 
Sesuai kesepakatan antara Pemimpin kedua negara, tugas Utusan Khusus adalah untuk memberikan pertimbangan politis, selain pertimbangan hukum dan teknis, dalam penyelesaian batas maritim kedua negara. Sejauh ini, Indonesia dan Malaysia masih perlu menyelesaikan batas maritim di lima segmen, yakni di Laut Sulawesi, Laut Tiongkok Selatan, Selat Singapura bagian Timur, Selat Malaka bagian Selatan dan Selat Malaka.
 
Dubes Eddy Pratomo diharapkan dapat segera bertemu dengan Utusan Khusus Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Mohd Radzi Abdul Rahman, untuk membahas kerangka acuan kerja yang disepakati bersama dalam waktu dekat.
 
Eddy Pratomo merupakan diplomat senior Indonesia dengan latar belakang pendidikan hukum dan pernah ditugaskan pada Perwakilan RI yang menangani isu bilateral dan multilateral. Selain pernah menjabat Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri RI  (2006-2009), Duta Besar Eddy Pratomo juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman (2009-2013). Saat ini yang bersangkutan merupakan Staf Khusus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
 
Sementara Tan Sri Mohd Radzi Abdul Rahman merupakan diplomat senior Malaysia yang pernah ditugaskan pada Perwakilan Malaysia bilateral dan multilateral. Selain pernah menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Mohd Radzi Abdul Rahman juga pernah menjadi Duta Besar Malaysia untuk Republik Sosialis Vietnam dan Jepang.



(FJR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA